Ramadan Lebih Sehat, Baznas Perluas Layanan Gratis Selter Ojek Sehat Untuk 3000 Warga
Layanan ini terbuka bagi sopir angkot, sopir busway, pengemudi Transjakarta, ojek online, hingga masyarakat umum yang ingin memeriksakan kondisi kesehatannya selama menjalani ibadah puasa.-Istimewa-
BACA JUGA:3 Pemain Jalani Naturalisasi! Ciro, Silva dan Jordy Wehrmann Bakal Dipanggil Timnas Indonesia?
“Kami berharap dengan adanya layanan ini, kondisi kesehatan selama puasa tetap prima. Kalau ada keluhan seperti sakit, pegal, atau kekurangan vitamin, bisa langsung meminta pemeriksaan kepada dokter,” jelas Saidah.
Saidah menyampaikan, untuk pelayanan di Terminal Kampung Melayu Baznas menargetkan sebanyak 100 penerima manfaat dengan waktu pelayanan pukul 13.00 hingga 17.00 WIB.
Meski demikian, masyarakat tetap dilayani meskipun jumlah peserta melampaui target.
"Kami akan terus melanjutkan layanan selama waktu dan anggaran masih tersedia," jelasnya.
Saidah berharap, layanan Kesehatan ini bisa membantu masyarakat tetap sehat selama Ramadan dan ke depan dapat menjangkau lebih banyak lokasi agar manfaatnya semakin luas.
“Kami tidak menolak siapa pun yang ingin berobat. Silakan datang dan memanfaatkan layanan yang tersedia. Bagi masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut, Baznas juga menyediakan layanan di Rumah Sehat Baznas Indonesia di Jatinegara yang berstatus Klinik Pratama dengan fasilitas pemeriksaan umum, pemeriksaan gigi, serta layanan USG," ujar saidah.
BACA JUGA:5 Cara Dapatkan Saldo DANA Gratis hingga Rp150.000 Cair ke Dompet Digital, Cuan Spesial Ramadhan!
BACA JUGA:Siswa Madrasah Tewas Dianiaya Oknum Brimob Polda Maluku, Sempat Dituduh Balapan Liar
Sementara itu, Sarjono (68), pengemudi ojek online yang telah bekerja selama lima tahun, mengaku terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis tersebut.
“Terima kasih Baznas. Saya senang sekali ada layanan kesehatan untuk ojek dan sopir. Kalau bisa dirutinkan, misalnya sebulan sekali, karena pekerjaan kami sering di jalan dan cukup berisiko,” kata Sarjono.
Senada dengan itu, Agusman (45), Pengemudi Mikrobus Jaklingko yang telah bekerja enam tahun, juga menyampaikan apresiasinya setelah mengikuti layanan kesehatan gratis untuk pertama kalinya. “Ini sangat menolong dan gratis. Kalau bisa ditambah lagi layanannya supaya semakin banyak yang merasakan manfaat,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: