Ramadan Lebih Sehat, Baznas Perluas Layanan Gratis Selter Ojek Sehat Untuk 3000 Warga
Layanan ini terbuka bagi sopir angkot, sopir busway, pengemudi Transjakarta, ojek online, hingga masyarakat umum yang ingin memeriksakan kondisi kesehatannya selama menjalani ibadah puasa.-Istimewa-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI melalui Rumah Sehat BAZNAS kembali melanjutkan program Selter Ojek Sehat (SOS), layanan kesehatan gratis bagi masyarakat, khususnya pengemudi ojek dan angkutan umum.
Program ini diperpanjang selama bulan Ramadan sebagai respons atas tingginya kebutuhan layanan kesehatan serta antusiasme masyarakat.
BACA JUGA:Kejagung Geledah Sejumlah Tempat Terkait Kasus Pome, Mobil Mewah Ikut Disita!
BACA JUGA:Kawan Indonesia: Tak Masalah TNI Dilibatkan di Berbagai Sektor, Prajurit Bukan Hanya Berperang!
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, M.A., mengatakan, program Selter Ojek Sehat merupakan bagian dari rangkaian program Ramadan yang diperpanjang karena respons masyarakat yang sangat positif.
“Ini adalah program Ramadan. Awalnya dilaksanakan sebelum Ramadan, lalu kami perpanjang selama bulan Ramadan karena kebutuhannya memang cukup banyak dan antusiasme masyarakat juga tinggi,” ujar Saidah dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat (20/2/2026).
Saidah menjelaskan, awalnya program Selter Ojek Sehat menargetkan 1.000 penerima manfaat. Namun setelah diperpanjang selama Ramadan, BAZNAS menargetkan jumlah penerima manfaat hingga mencapai 3.000 orang.
BACA JUGA:Cara Cepat Atasi Jerawat dan Bekasnya Pakai B ERL Very Berry Acne Spot Treatment, Terbukti Ampuh
BACA JUGA:Sinopsis Drama Korea In Your Radiant Season, Kisah Cinta Desainer dan Animator Bikin Baper!
Perluasan layanan juga dilakukan dengan menambah titik pelayanan, salah satunya di Terminal Kampung Melayu.
Menurut Saidah, perluasan ke terminal dilakukan karena sebelumnya Baznas belum menjangkau titik tersebut.
Ia menilai, terminal memiliki karakteristik penerima manfaat yang lebih beragam dibandingkan lokasi lain.
Ia menjelaskan, layanan ini terbuka bagi sopir angkot, sopir busway, pengemudi Transjakarta, ojek online, hingga masyarakat umum yang ingin memeriksakan kondisi kesehatannya selama menjalani ibadah puasa.
BACA JUGA:Negosiasi Dagang dengan AS, Indonesia Pertimbangkan Pembelian 50 Pesawat Boeing
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: