Tanda-tanda Penderita Diabetes Wajib Hentikan Puasa, Perhatikan Kadar Gula Darah
Tips Aman Puasa Ramadhan untuk Penderita Diabetes, Ini Panduan Lengkap dari Ahli-rawpixel-Freepik
JAKARTA, DISWAY.ID - Puasa Ramadhan untuk penderita diabetes sering menimbulkan dilema setiap tahun karena takut melakukan kesalahan.
Banyak penyandang diabetes bertanya-tanya apakah aman menjalankan puasa atau justru berisiko menimbulkan komplikasi kesehatan serius.
Dalam kondisi tertentu, penderita diabetes saat puasa memang berisiko mengalami gangguan seperti hipoglikemia (gula darah terlalu rendah) maupun hiperglikemia (gula darah terlalu tinggi).
Jadi memang tentu saja penting memahami panduan medis agar puasa bagi penderita diabetes tetap aman dan nyaman.
Berikut penjelasan lengkap mengenai mekanisme tubuh saat puasa, kategori risiko menurut ahli, pola makan yang dianjurkan, penggunaan obat diabetes, hingga tanda bahaya yang mengharuskan puasa dibatalkan.
BACA JUGA:Penelitian Ungkap Dampak Kafein dalam Darah Pengaruhi Lemak Tubuh dan Risiko Diabetes
Perubahan Tubuh Penderita Diabetes Saat Puasa Ramadhan
Selama puasa Ramadhan, tubuh mengalami perubahan pola tidur, pola makan, serta pengaturan gula darah.
Perubahan ini juga berdampak pada kadar gula darah penderita diabetes.
Pada orang sehat, kadar gula darah akan naik setelah makan dan turun secara bertahap selama berpuasa.
Akan tetapi pada penyandang diabetes, terdapat kondisi resistensi insulin atau kekurangan insulin yang membuat gula darah sulit dikontrol.
Akibatnya, penderita diabetes saat puasa rentan mengalami hiperglikemia maupun hipoglikemia.
Kedua kondisi ini berbahaya jika tidak ditangani dengan tepat.
BACA JUGA:Ternyata Mr P Bisa Loyo karena Diabetes, Kandung Kemih Juga Terganggu
Kategori Risiko Puasa Menurut International Diabetes Federation (IDF)
Menurut International Diabetes Federation, penyandang diabetes yang ingin berpuasa dibagi menjadi tiga kategori risiko, yaitu tinggi, sedang, dan rendah.
1. Risiko Tinggi
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: