Reuni Hangat Snada dan Dwiki Dharmawan, dari Musik Untuk Kebaikan Bagi Sumatra-Aceh

Reuni Hangat Snada dan Dwiki Dharmawan, dari Musik Untuk Kebaikan Bagi Sumatra-Aceh

Grup nasyid legendaris Tanah Air, Snada, kembali berkolaborasi dengan musisi kawakan, Dwiki Dharmawan-Istimewa-

“Tahun 2005, Snada lagi rekaman di studio saya. Ini Mas Lukman, Erwin, Teddy, dan Ikhsan ya. Terus, ‘Kang, bikin lagu dong satu lagi’. Terus saya semalamnya, semalam sebelumnya, saya spontan dengan Kang Teddy ke studio duluan. Treng… treng… treng… Terciptalah lagu ini, ‘Taubat’. Enggak tahu nih yang bikin liriknya Kang Teddy ini, enggak tahu sedang bikin dosa apa dia,” kata Dwiki seraya tertawa.

Lebih lanjut, Dwiki mengungkapkan bahwa melodi lagu Taubat tercipta hanya dalam waktu semalam.

Ia mengaku merasakan dorongan emosional yang kuat saat menyusun nada demi nada di studio.

BACA JUGA:VIRAL! Lirik Lagu 'Balada Nabi Yusuf' untuk Bangunkan Sahur, Sebelas Bintang Matahari dan Rembulan Malam...

BACA JUGA:Lirik Lagu 'Siti Fatimah Ya Allah' Favorit Bangunkan Sahur yang Viral di TikTok

Tanpa disangka, melodi yang lahir dari spontanitas tersebut justru menjadi salah satu karya yang paling dicintai oleh masyarakat luas hingga saat ini.

Teddy Snada, salah satu personel yang menulis lirik lagu tersebut, turut memberikan kesaksiannya.

Sambil berseloroh, Dwiki bertanya “dosa apa” yang sedang dipikirkan Teddy saat itu hingga bisa menghasilkan lirik yang begitu menyayat hati.

Teddy menanggapi dengan tawa, menyatakan bahwa karya yang jujur seringkali lahir dari sebuah perenungan mendalam atau bahkan penderitaan batin yang nyata.

Teddy juga menambahkan bahwa lirik Taubat adalah refleksi dari keinginan setiap manusia untuk kembali ke jalan yang benar.

BACA JUGA:Opick Rilis Lagu Baru Sambut Ramadhan 'Syukur Alhamdulillah', Ini Makna dan Liriknya

BACA JUGA:Lirik Lagu Aku Juga Manusia - Awdella dan Maknanya, Sorot Luka Emosional dalam Toxic Relationship

Ia merasa bahwa bimbingan musik dari Dwiki Dharmawan saat itu sangat membantu dalam mengarahkan emosi lagu tersebut.

Keselarasan antara lirik yang puitis dan aransemen yang megah menjadi kunci utama kesuksesan lagu ini di industri musik religi.

“Memang sebuah karya itu lahir dari penderitaan atau kisah nyata. Kalau memang kita bertobat, mungkin itu inspirasinya dari diri kita ini pengen bertobat ya,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads