Di tengah Perang AS-Israel vs Iran Bergejolak, Elon Musk Kegirangan Linimasa X Overload
Di tengah Perang bergejolak antara Amerika Serikat, Israel melawan Iran, Elon Musk muncul dengan memberi saran kepada pengguna X agar menyaring topik tertentu jika merasa bosan.-Tangkapan Layar-
WASHINGTON, DISWAY.ID -- Perang Amerika Serikat, Israel dengan Iran membuat dunia gempar. Di tengah situasi panas itu, Elon Musk justru kegirangan. Kenapa?
Platform media sosial X milik Elon, kini menjadi anomali dibanding dengan Instagram atau Facebook. Hingga saat ini linimasa X secara masif dibanjiri berbagai konten terkait situasi perang tersebut.
Algoritma X tersebut membuat semua orang di seluruh dunia secara telanjang mata melihat gempuran demi gempuran kedua pihak saling menyerang.
Publik juga secara bebas mengakses keterangan-keterangan resmi baik dari Donald Trump, Benjamin Netanyahu, hingga akun resmi angkatan bersenjata Iran.
Situasi ini membuat media sosial seperti X mengalami lonjakan pengguna dalam beberapa jam terakhir. Elon Musk kemudian membuat cuitan cukup menohok.
Elon mengatakan, sekarang X memiliki fitur pilihan yang membuat penggunanya membatasi topik-topik tertentu yang dapat mengganggu psikologis dan mental seseorang.
Tapi yang menarik dari pernyataan pemilik perusahaan Tesla ini adalah "jika Anda bosan" melihat foto dan video perang Amerika, Israel dan Iran, pengguna bisa membatasinya.
BACA JUGA:Iran Bersumpah Mati-Matian Pertahankan Teritorial dan Kedaulatan dari Israel
"Anda sekarang dapat memilih topik untuk linimasa Anda, jadi jika Anda bosan dengan konten politik yang memicu kemarahan, Anda dapat memilih hal lain," tulis Elon sembari melampirkan emoji tertawa lepas.
"Anda hanya cukup tap," tambah Elon untuk memastikan fitur filtering konten ini bisa diakses dengan sangat mudah. Lantas apa respons netizen global?
Seorang akun @billyM2k mengaku menyukai fitur ini namun ia memberi saran agar sistem penyaringannya lebih detil, sehingga ketika satu topik tertentu dibatasi, ia tetap bisa mengakses konten yang sama dengan topik berbeda.
"Saya suka ide ini, tetapi saya ingin agar sistemnya menyaring topik-topik tertentu, bukan hanya menampilkan konten tentang topik-topik tertentu saja.
BACA JUGA:Terbaru! Ledakan Hantam Hotel Mewah di Dubai di Tengah Serangan Israel ke Iran
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: