KBRI Riyadh Minta WNI Tunda Perjalanan ke Timur Tengah

KBRI Riyadh Minta WNI Tunda Perjalanan ke Timur Tengah

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh mengimbau warga negara Indoneasia (WNI) untuk tetap waspada usai terjadinya serangan Israel dan Amerika Serikat (AS) ke Iran. --KBRI Riyadh

JAKARTA, DISWAY.ID - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh mengimbau warga negara Indoneasia (WNI) untuk tetap waspada usai terjadinya serangan Israel dan Amerika Serikat (AS) ke Iran. 

Selain itu, KBRI juga meminta WNI mempersiapkan dokumen-dokumen penting baik dalam bentuk fisik maupun digital apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.

"Menyiapkan dan menyimpan dokumen penting seperti paspor, iqama, dan dokumen identitas lainnya dalam bentuk fisik dan digital yang mudah diakses jika diperlukan sewaktu-waktu," demikian keterangan dari KBRI Riyadh, Minggu, 1 Maret 2026.

BACA JUGA:Timur Tengah Mencekam! Kemenhaj Buka Suara Soal Nasib 58.873 Jemaah Umrah RI

Ia juga meminta WNI yang berencana melakukan perjalanan ke Timur Tengah untuk menunda perjalanannya.

"Bagi mereka yang memiliki rencana penerbangan, agar segera menghubungi pihak maskapai untuk mendapatkan informasi terkini terkait jadwal dan status penerbangan," demikian menurut pernyataan KBRI Riyadh.

BACA JUGA:Garuda dan Qatar Airways Hentikan Penerbangan dari Soetta ke Timur Tengah, Berikut Rinciannya

Selain itu, WNI diminta hanya mengakses informasi dari sumber resmi dan terpercaya, serta mengikuti arahan otoritas Pemerintah Arab Saudi dan KBRI. 

Langkah ini dinilai penting untuk menghindari disinformasi yang dapat memicu kepanikan di tengah masyarakat diaspora Indonesia.

Dalam keadaan darurat, WNI dapat menghubungi hotline KBRI Riyadh melalui WhatsApp di nomor +966 569173990. KBRI menyatakan terus memantau perkembangan situasi secara saksama dan akan menyampaikan informasi lanjutan apabila terdapat hal-hal yang memerlukan perhatian lebih lanjut dari WNI.

BACA JUGA:Salah Menuju Timur Tengah? Transfer Benzema dan Drama Ronaldo, Rencana Besar Liga Pro Saudi Mulai Terkuak

KBRI Tehran terus melakukan komunikasi dengan seluruh warga negara Indonesia yang ada di Iran di seluruh kota untuk memastikan kondisi mereka usai Israel dan Amerika Serikat menyerang Iran.

Duta Besar RI untuk Iran, Rolliansyah Soemirat mengatakan terdapat 329 WNI yang terdaftar resmi di KBRI.

"Tercatat paling tidak ada sekitar 329 warga negara Indonesia yang melaporkan diri dan tercatat secara resmi di KBRI Teheran," kata Roy dalam keterangannya Minggu, 1 Maret 2026.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads