Harga BBM Bakal Naik Imbas Konflik Iran-Israel? Ini Kata Pemerintah
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat memberikan keterangan pers-Nungki-
Angka tersebut menjadikan kawasan itu sebagai chokepoint paling strategis dalam perdagangan energi dunia.
“Di Selat Hormuz itu melewati kurang lebih sekitar 20,1 juta barrel per day. Jadi Selat Hormuz itu supply global itu 20,1 juta barrel per day,” tegas Bahlil.
BACA JUGA:Ketegangan Timur Tengah Tekan Harga BBM, Bahlil Siapkan Skenario Terburuk
Meski demikian, Bahlil memastikan ketergantungan Indonesia terhadap jalur tersebut relatif terbatas.
Dari hasil pendalaman dalam rapat, impor minyak mentah (crude) Indonesia dari kawasan Timur Tengah yang melewati Selat Hormuz hanya sekitar 20–25 persen dari total impor nasional.
“Namun dengan berbagai macam dinamika yang ada Alhamdulillah ternyata setelah tadi kita detailing dari total impor crude kita dari Middle East itu kurang lebih sekitar 20-25 persen. Selebihnya kita ambil dari Afrika, dari Angola, dari Amerika, kemudian dari beberapa negara lain seperti Brasil,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: