13 Titik Banjir di Tangerang Hari Ini 8 Maret 2026, Warga Mengungsi Sementara
Titik-titik banjir di Tangerang hari ini Minggu, 8 Maret 2026.-@abouttng-Instagram
7. Kecamatan Jatiuwung, tepatnya di wilayah Alam Jaya dan Perumahan Magnolia, Jatake, dengan ketinggian air sekitar 60 sentimeter
8. Kecamatan Ciledug, banjir setinggi sekitar 50 sentimeter merendam Perumahan Duren Villa, Sudimara Selatan, serta Perumahan Griya Kencana, Sudimara Barat
9. Kecamatan Cibodas, di antaranya di Jalan Kalingga 1 RW 16 Uwung Jaya, Jalan Darmawangsa Uwung Jaya, dan RW 5 Taman Cibodas dengan ketinggian air sekitar 60 sentimeter.
10. Kecamatan Pinang, genangan setinggi sekitar 40 sentimeter terjadi di wilayah Panunggangan Utara dan berdampak pada sedikitnya 50 kepala keluarga
11. Kecamatan Larangan, banjir dipicu oleh jebolnya tanggul di Perumahan Taman Cipulir, Kelurahan Cipadu Jaya
12. Kecamatan Karawaci, tepatnya di RW 2, 4, 6, dan 9 Kelurahan Karawaci Baru dengan ketinggian air sekitar 50 sentimeter.
13. Kecamatan Benda, genangan sekitar 60 sentimeter merendam wilayah RW 9 dan RW 11 Kelurahan Belendung
Warga Mengungsi Sementara
Akibat banjir tersebut, beberapa warga terpaksa untuk mengungsi sementara ke lokasi yang jauh lebih aman.
BACA JUGA:Update Banjir Jakarta: 28 RT Terendam Air, Tol Jakarta–Tangerang Ikut Tergenang
BPBD mencatat pengungsi banjir ditempatkan di sejumlah titik, antara lain:
- Rumah potong hewan (RPH)
- GOR Total Persada
- Mushola di Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, yang menampung sekitar 60 kepala keluarga
- Masjid Ma’arif Petir, ada sekitar 20 kepala keluarga
Dalam peristiwa ini, BPBD Kota Tangerang bersama dengan unsur terkait terus melakukan berbagai upaya penanganan.
Mulai dari melakukan monitoring ke lokasi terdampak, berkoordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), relawan, tim siaga dan layanan darurat 112.
Selain itu, petugas juga melakukan penyedotan genangan yang berada di fasilitas umum, menerjunkan personel dan perahu untuk bantu mobilisasi warga serta evakuasi pohon tumbang yang berpotensi membahayakan sekitar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: