Trafik Mudik Naik 9 Persen, Ini Antisipasi ASDP di Jalur Penyeberangan
Direktur Operasi dan Transformasi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Rio Lasse (kiri) dan Direktur Keuangan Bunga H. Oktaviyanti memaparkan kesiapan ASDP menghadapi musim mudik Lebaran 2026. -Foto: Dokumentasi ASDP-
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, ASDP memperkuat kesiapan operasional melalui penambahan dermaga express II di Merak – Bakauheni, layanan pelanggan 24 jam, penyediaan toilet portable, serta peningkatan penerangan di area pelabuhan guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jasa.
Koordinasi dengan pemangku kepentingan juga diperkuat melalui delaying system di buffer zone, implementasi geofencing, serta pengalihan arus kendaraan melalui pelabuhan alternatif.
Kids Corner di Merak-Bakauheni
Di tengah tingginya mobilitas mudik, ASDP juga menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih humanis dan inklusif, khususnya bagi keluarga yang membawa anak-anak. Melalui program Mudik Ramah Anak bertajuk “Semarak Liburan 2026”, hasil kolaborasi dengan Dongeng Academy, ASDP menghadirkan kids corner di Pelabuhan Merak dan Bakauheni yang berlangsung mulai H-7 hingga H+7 Lebaran.
Ruang ramah keluarga ini dilengkapi berbagai aktivitas kreatif dan edukatif seperti mini playground, board games, ruang membaca dan kreativitas, hingga pembagian goodie bag, camilan ramah anak, serta activity book interaktif, sehingga anak-anak dapat tetap merasa nyaman selama masa tunggu perjalanan.
Diskon 21,9 Persen
Sebagai bagian dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah, ASDP juga menerapkan stimulus diskon 100 persen tarif jasa pelabuhan, yang setara dengan sekitar 21,9 persen dari total tarif penyeberangan, pada 7 lintasan dan 14 pelabuhan bagi pejalan kaki serta kendaraan golongan II dan IVA reguler, serta pejalan kaki dan golongan II express.
Selain itu, kebijakan single tarif diberlakukan di Merak pada 13 Maret pukul 12.00 WIB hingga 20 Maret pukul 15.00 WIB, serta di Bakauheni pada 23 Maret pukul 00.00 WIB hingga 29 Maret pukul 24.00 WIB bagi kendaraan golongan I hingga VIA guna memastikan distribusi layanan penyeberangan lebih tertata.
BACA JUGA:Selama Nyepi, ASDP Hentikan Sementara Penyeberangan di Lintas Utama Jawa-Bali-Lombok
BACA JUGA:ASDP Antisipasi Lonjakan Pemudik, Diprediksi 5,8 Juta Orang Lintasi Penyeberangan
Direktur Keuangan ASDP Bunga H. Oktaviyanti, menjelaskan bahwa kebijakan stimulus tarif tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk menjaga keterjangkauan transportasi publik selama periode mudik Lebaran.
"Stimulus ini ditujukan untuk membantu masyarakat agar perjalanan mudik menjadi lebih terjangkau sekaligus mendukung kelancaran mobilitas selama periode Lebaran. Bagi ASDP, yang terpenting adalah memastikan kesiapan operasional, keselamatan pelayaran, serta kualitas layanan tetap terjaga," ujar Bunga.

Corporate Secretary ASDP Windy Andale (kiri) memandu paparan kesiapan ASDP menghadapi periode Angkutan Lebaran 2026 yang disampaikan oleh Direktur Operasional dan Transformasi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Rio Lasse (tengah) dan Direktur Keuangan ASD-Foto: Dokumentasi ASDP-
Corporate Secretary ASDP Windy Andale mengimbau masyarakat untuk membeli tiket lebih awal melalui kanal resmi Ferizy.
“Kami mengingatkan masyarakat tidak ada penjualan tiket di pelabuhan. Hindari calo agar tidak merugikan, serta pastikan pengisian data diri sesuai identitas guna menciptakan perjalanan yang lebih tertib dan lancar,” jelas Windy. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: