Lebih Satset, 301 Ribu Orang Pilih Naik Whoosh Mudik ke Kampung Halaman

Lebih Satset, 301 Ribu Orang Pilih Naik Whoosh Mudik ke Kampung Halaman

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memprediksi volume penumpang Whoosh pada Angkutan Lebaran 2026 akan meningkat hingga 4 persen dibandingkan tahun lalu, dari sekitar 290 ribu penumpang pada Angkutan Lebaran 2025 menjadi sekitar 301 ribu penumpang pad--KCIC

JAKARTA, DISWAY.ID - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memprediksi volume penumpang Whoosh pada Angkutan Lebaran 2026 akan meningkat hingga 4 persen dibandingkan tahun lalu, dari sekitar 290 ribu penumpang pada Angkutan Lebaran 2025 menjadi sekitar 301 ribu penumpang pada tahun ini.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menyampaikan bahwa peningkatan jumlah penumpang tersebut menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat untuk menggunakan Whoosh sebagai pilihan transportasi selama periode libur Lebaran.

“Dengan waktu tempuh yang singkat serta konektivitas yang semakin baik, Whoosh menjadi salah satu pilihan transportasi bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan antarkota dengan cepat dan nyaman selama periode Lebaran,” ujar Eva kepada wartawan, Minggu, 15 Maret 2026.

BACA JUGA:Whoosh Kembali Normal 14 Maret, Ini Jadwal Lengkap 62 Perjalanan per Hari Jakarta–Bandung

Peningkatan ini juga terlihat dari potensi lonjakan penumpang harian yang diperkirakan lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada Angkutan Lebaran 2025, puncak penumpang harian tercatat berada di kisaran 23 ribu penumpang per hari, sementara pada tahun 2026 jumlah penumpang harian diprediksi dapat mendekati 25 ribu penumpang per hari.

Adapun puncak pergerakan penumpang diperkirakan terjadi pada dua periode utama.

Peningkatan volume penumpang diperkirakan mulai terlihat sejak 17 Maret 2026 dan terus meningkat hingga mendekati Lebaran, dengan puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-1 Lebaran pada 20 Maret 2026.

BACA JUGA:Skema Pembayaran Utang Whoosh Belum Final, Purbaya Masih Tunggu Arahan

Sementara itu, lonjakan penumpang juga diperkirakan terjadi kembali pada H2 Lebaran pada 22 Maret 2026.

Jika melihat pola pembelian pada periode Lebaran di tahun-tahun sebelumnya, peningkatan penjualan tiket biasanya mulai terjadi mendekati hari keberangkatan.

Hal ini tidak terlepas dari karakteristik perjalanan Whoosh yang relatif singkat, yakni sekitar 30 menit, sehingga banyak masyarakat yang memilih untuk tetap melaksanakan Salat Idulfitri di kota asal terlebih dahulu, kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan Whoosh untuk berwisata maupun bersilaturahmi setelah merayakan Lebaran di kota asal.

Pada periode tersebut, jumlah penumpang harian diprediksi dapat mendekati 25 ribu penumpang per hari.

BACA JUGA:Beban APBN Bertambah, Istana Akui Utang Whoosh Rp1,2 T per Tahun

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait