Arus Mudik di Bali, Antrean Kendaraan Mengular di Pelabuhan Gilimanuk

Arus Mudik di Bali, Antrean Kendaraan Mengular di Pelabuhan Gilimanuk

Arus mudik di Pulau Bali terpantau padat hingga antrean menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana mencapai 31 Kilometer-Istimewa-

Disebutkannya, pihaknya bersama instansi terkait akan segera melakukan koordinasi guna mencari langkah-langkah strategis untuk mengurai kepadatan kendaraan di jalur menuju pelabuhan.

"Kapolda Bali bersama pejabat terkait akan melaksanakan koordinasi dengan stakeholder untuk mencari solusi terbaik, sehingga pelayanan penyeberangan dapat berjalan lebih optimal dan masyarakat tetap merasa aman serta nyaman dalam perjalanan," sebutnya.

Sebelumnya, Arus kendaraan yang keluar dari Pulau Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk mengalami peningkatan pada Minggu (15/3) sore. 

Antrean kendaraan bahkan dilaporkan mencapai sekitar 15 kilometer dari area pelabuhan hingga memasuki wilayah Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana.

BACA JUGA:BORONG! 21 Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 17 Maret 2026, Cek Player OVR Tinggi Spesial Liburan

Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, Brigjen Pol Faizal mengatakan peningkatan arus kendaraan didominasi oleh kendaraan logistik, kendaraan pribadi, serta sepeda motor yang hendak menyeberang menuju Jawa melalui Pelabuhan Ketapang.

"Terpantau arus kendaraan yang keluar Bali mengalami peningkatan. Kantong parkir di dalam pelabuhan saat ini penuh dan didominasi kendaraan pengangkut logistik, kendaraan pribadi serta sepeda motor," katanya kepada awak media, Senin 16 Maret 2026.

Dijelaskannya, antrean kendaraan menuju pelabuhan saat ini telah memasuki wilayah Kecamatan Melaya dengan panjang sekitar ±15 kilometer dari area Pelabuhan Gilimanuk.

Untuk mengantisipasi kepadatan yang semakin panjang, aparat kepolisian bersama sejumlah instansi terkait melakukan berbagai langkah pengaturan lalu lintas di lapangan.

Personel Direktorat Lalu Lintas Polda Bali bersama jajaran Polres Jembrana melakukan pengaturan dan rekayasa lalu lintas pada jalur antrean menuju pelabuhan guna menjaga kelancaran arus kendaraan.

"Selain itu, petugas juga ditempatkan di sejumlah titik kepadatan untuk mengatur lalu lintas sekaligus memberikan imbauan kepada para pengguna jalan agar tetap tertib selama mengantre," ujarnya.

Koordinasi intensif juga dilakukan dengan berbagai instansi terkait seperti pihak ASDP, KSOP, TNI, UPP, BPTD, dan Dinas Perhubungan guna mengatur kendaraan yang akan masuk ke area pelabuhan.

Dalam operasional penyeberangan, saat ini tercatat 32 unit kapal melayani penyeberangan di lintasan Gilimanuk–Ketapang. 

Bahkan, dua kapal di antaranya menerapkan pola Tiba Bongkar Berangkat (TBB) di Pelabuhan Ketapang untuk mempercepat proses bongkar muat kendaraan dan membantu mengurai antrean.

BACA JUGA:Pilu di Ujung Fitri, Pemudik Menangis Saat Dikabari Ibunya Telah Tiada saat Antre di Pelabuhan Ciwandan

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: