Terkuak Penyebab Harga Emas Rontok Meski Geopolitik Memanas, Terburuk Sejak 2011

Terkuak Penyebab Harga Emas Rontok Meski Geopolitik Memanas, Terburuk Sejak 2011

Harga emas dunia terus merosot di tengah kondisi geopolitik--pinterest

Volatilitas di pasar minyak telah memengaruhi sentimen investor global sejak awal perang AS-Israel dengan Iran.

Harga minyak sempat menembus 112 Dolar AS pada sesi Jumat.

BACA JUGA:Harga Emas Makin Gurih Hari Ini, Sinyal Untung atau Jebakan Baru?

Saham-saham AS jatuh pada hari Jumat, menyeret Dow Jones Industrial Average dan Nasdaq Composite mendekati penurunan 10% dari puncak terbarunya, yang oleh Wall Street disebut sebagai koreksi.

Presiden Trump mengatakan pada hari Jumat bahwa ia tidak menginginkan gencatan senjata dalam perang dengan Iran.

Arthur Parish, analis ekuitas logam dan pertambangan di SP Angel, mengatakan kepada CNBC dalam program “Squawk Box Europe” bahwa sebagian volatilitas ekstrem emas dalam beberapa minggu terakhir terjadi setelah reli panjang menjelang serangan AS-Israel ke Iran pada 28 Februari.

“Itu sekarang hampir sepenuhnya terkoreksi dan bahkan bergerak jauh lebih rendah,” ujarnya.

“Banyak di antaranya adalah perdagangan berbasis momentum yang mulai dibongkar.”

BACA JUGA:Pemilik LM Pasti Senyum Hari Ini, Harga Emas Loncat Lagi Setelah Ambruk di Bawah Rp3.000.000

Emas dan perak sama-sama mencatat reli rekor pada 2025, masing-masing melonjak 66% dan 135%.

Keduanya tetap bergejolak di 2026, dengan kontrak berjangka perak mengalami kejatuhan harian terbesar sejak 1980-an pada akhir Januari.

Selama tren kenaikan (bull run) emas pada 2025, Parish mencatat adanya “banyak investor umum yang masuk ke sektor ini, banyak hedge fund sistematis, serta investor ritel.”

“Dana tersebut tidak berkomitmen pada posisi emas jangka panjang,” katanya.

“Sejak perang Ukraina-Rusia dan pembekuan aset Rusia, bank sentral mulai mengakumulasi emas. Mereka mendorong kenaikan awal dalam tren bullish emas multi-tahun ini, lalu investor ritel ikut memanfaatkan momentum tersebut. Sekarang mereka keluar dari pasar, yang mungkin justru diperlukan agar emas bisa naik lagi ke level berikutnya.”

BACA JUGA:Meski Harga Emas Drop, EMAS Tetap Optimistis Investor Tak Mudah Berubah Pikiran

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: