Stok Beras Nasional Usai Lebaran Diprediksi Aman hingga 11 Bulan, Ini Datanya

Stok Beras Nasional Usai Lebaran Diprediksi Aman hingga 11 Bulan, Ini Datanya

Secara total, kekuatan stok beras nasional mencapai sekitar 28 juta ton atau setara ketahanan pangan hingga sekitar 11 bulan ke depan.--Bianca Khairunnisa

JAKARTA, DISWAY.ID - Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa stok pangan berada dalam kondisi yang cukup, dengan harga yang tetap stabil pascalebaran. 

Dalam penuturannya, dirinya menyatakan bahwa keberhasilan menjaga stok dan stabilitas harga pangan merupakan hasil kerja bersama dari peningkatan produksi, penguatan cadangan pangan, pengawasan distribusi, serta pengendalian harga di pasar.

"Dari pantauan di berbagai pasar tradisional dan modern, harga berbagai kebutuhan pokok terpantau stabil dan stok tersedia cukup. Petani tersenyum karena harga hasil panennya baik, pedagang tersenyum karena barang tersedia dan bisa dijual, dan masyarakat juga tersenyum karena harga pangan terjangkau,” ujar Amran kepada media secara daring, pada Selasa 24 Maret 2026.

BACA JUGA:Dirut BULOG Salurkan Bantuan Pangan Nasional Serentak, 33 Juta Penerima Dapat Beras dan Minyak

Mengulas komoditas beras, Amran menjelaskan bahwa posisi stok nasional sangat kuat.

Cadangan Beras Pemerintah di gudang Bulog saat ini sekitar 4,09 juta ton, beras yang beredar di masyarakat sekitar 11–12 juta ton, serta potensi panen dalam waktu dekat sekitar 12 juta ton. 

Secara total, kekuatan stok beras nasional mencapai sekitar 28 juta ton atau setara ketahanan pangan hingga sekitar 11 bulan ke depan.

BACA JUGA:Stok Pangan Terjaga, Bapanas Sebut Realisasi Program SPHP Beras Tembus Ribuan Ton

Produksi beras nasional juga menunjukkan tren peningkatan.

Panen raya di berbagai daerah sedang menunjukkan geliat hasil yang menggembirakan mengingat Maret 2026 merupakan saat di mana panen raya terjadi.

Peningkatan produksi ini memperkuat stok nasional sekaligus menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani.

“Produksi kita meningkat, panen raya terjadi di banyak daerah, Februari Maret dan April banyak panen di berbagai daerah, sehingga stok beras nasional sangat kuat. Produksi kita sudah berada di atas kebutuhan konsumsi nasional,” ungkap Amran.

BACA JUGA:Jangan Panic Buying! BULOG Pastikan Stok Beras dan Minyak hingga Akhir 2026 Aman dan Terkendali

Dengan kebutuhan beras nasional sekitar 2,59 juta ton per bulan dan produksi bulanan berada di kisaran 2,6 hingga 5,7 juta ton, kondisi beras nasional berada dalam posisi surplus.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: