SPPG Sumringah Prabowo Jamin Keberlanjutan MBG di Tengah Gejolak Energi Global
Ilustrasi siswa mendapatkan menu MBG-Hasyim Ashari-
JAKARTA, DISWAY.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan terkena efisiensi anggaran, meskipun stabilitas energi global tengah tergoncang akibat eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat.
Kepastian ini menjadi sinyal kuat bahwa pemenuhan gizi nasional tetap menjadi prioritas utama di atas tekanan fiskal luar negeri.
Komitmen tersebut disambut positif oleh para pelaksana di lapangan. Kepala Satuan Pelayanan Persiapan Gizi (SPPG) Dapoer Rahayu Pulo Gebang, Fariz Alaudin, mengungkapkan rasa optimismenya terhadap keberlanjutan program yang menyasar penguatan sumber daya manusia (SDM) sejak dini ini.
BACA JUGA:Wisata Jakarta Membludak Saat Lebaran 2026, Monas hingga Ragunan Diserbu 500 Ribu Lebih Pengunjung
"Kami tentu menyambut baik ketegasan Presiden. Kebijakan ini mencerminkan pemahaman mendalam pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat di tengah situasi dunia yang dinamis," ujar Fariz saat dihubungi dari Jakarta, Rabu (25/3/2026).
Menurut Fariz, keputusan untuk mempertahankan anggaran MBG sejalan dengan visi besar Presiden dalam membangun generasi masa depan yang berkualitas.
Ia menilai, perlindungan terhadap anggaran gizi anak-anak merupakan langkah strategis untuk memastikan dana negara tersalurkan secara tepat sasaran dan produktif.
"Presiden sebelumnya telah menekankan bahwa pemanfaatan uang negara untuk gizi anak-anak jauh lebih mulia dan bermanfaat daripada risiko kebocoran anggaran akibat praktik korupsi. Ini adalah fondasi moral yang mendasari mengapa program ini harus terus berjalan tanpa hambatan," tambah Fariz.
BACA JUGA:Demi Senyum Sang Buah Hati, Ayah Ini Tebus Janji Liburan ke Ancol Usai Lebaran
Kepastian ini sekaligus menepis kekhawatiran akan adanya pemangkasan program sosial akibat melambungnya harga energi dunia pasca-konflik di Timur Tengah.
Pemerintah tampaknya memilih jalur penguatan domestik melalui ketahanan pangan dan gizi sebagai benteng menghadapi ketidakpastian ekonomi global.
Dengan jaminan ini, unit-unit pelayanan gizi di berbagai daerah diharapkan dapat terus beroperasi secara optimal demi mencetak generasi emas Indonesia yang sehat dan kompetitif di masa depan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: