Ramai Isu MBG Masuk Kampus, Rektor IPB Undang Mahasiswa Dialog Terbuka
Dalam forum dialog tersebut, Rektor IPB University, Dr Alim Setiawan Slamet, menyampaikan apresiasinya kepada mahasiswa yang tetap aktif menyampaikan kritik dan masukan terhadap berbagai isu nasional, termasuk terkait keterlibatan IPB University dalam pro--IPB
JAKARTA, DISWAY.ID - IPB University membuka ruang dialog bersama mahasiswa untuk meluruskan berbagai informasi terkait keterlibatan kampus dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam forum dialog tersebut, Rektor IPB University, Dr Alim Setiawan Slamet, menyampaikan apresiasinya kepada mahasiswa yang tetap aktif menyampaikan kritik dan masukan terhadap berbagai isu nasional, termasuk terkait keterlibatan IPB University dalam program MBG.
Ia menilai ruang dialog menjadi langkah utama untuk meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat.
“Kami membuka ruang dialog karena banyak informasi yang beredar belum utuh sehingga memunculkan kesalahpahaman,” ujarnya.
BACA JUGA:MBG
Melalui forum yang digelar di Gedung Startup Center, Kampus Taman Kencana, Bogor (8/5), Rektor menegaskan bahwa sejak awal IPB University telah memutuskan untuk tidak terlibat langsung dalam operasional dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), karena mempertimbangkan berbagai risiko teknis dan keamanan pangan.
“Peran yang diambil IPB University lebih strategis, yakni sebagai penggagas Center of Excellence (CoE) untuk Pemenuhan Gizi Nasional (PGN) bersama Badan Gizi Nasional, Bappenas, Unicef, dan berbagai mitra lainnya,” tegas Rektor.
Melalui CoE tersebut, ia menandaskan, IPB University berperan dalam penyusunan kajian akademik, pelatihan, pengembangan standar mutu, hingga penguatan sistem pengawasan berbasis data.
BACA JUGA:BGN: Siswa di Pemalang Dikeluarkan karena Kritik MBG, Itu Tidak Benar
Selain itu, IPB University juga mendorong pembentukan CoE regional di berbagai wilayah Indonesia, seperti Papua, Nusa Tenggara Timur, dan Jawa Timur.
Menguatkan pernyataan Rektor, Kepala Lembaga Riset Internasional Pangan, Gizi, Kesehatan, dan Halal Prof Erika B Laconi menegaskan bahwa IPB University tidak menjalankan operasional SPPG di dalam kampus.
Ia menyebut perguruan tinggi memiliki peran utama dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan penguatan sistem.
“IPB University bukan tempat operasional SPPG. Tugas kami adalah memastikan ekosistem keilmuan, riset, dan pengendalian mutu berjalan dengan baik,” jelasnya.
BACA JUGA:Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Kembali Sindir Prabowo, MBG Bermanfaat atau Tidak?
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: