Ilmuwan Inggris Sebut Rebung Bakal Jadi Superfood Masa Depan, Ini Kandungannya
Ilmuwan Inggris Sebut Rebung Bakal Jadi Superfood Masa Depan.--Freepik
JAKARTA, DISWAY.ID - Ilmuwan dari Anglia Ruskin University Inggris mengatakan rebung berpotensi menjadi superfood atau makanan kaya nutrisi.
Penelitian dilakukan bertahun-tahun dengan menunjukkan hasil yag baik bagi penderita ganguan jantung dan usus serta mampu membantu mengurangi gula darah dan peradangan.
Dari hasil penelitian, rebung atau tunas bambu diprediksi bisa menjadi sumber nutrisi penting dan berkelanjutan di masa depan.
BACA JUGA:Rutan KPK Buka Layanan Khusus Idul Fitri, Ada Hantaran Makanan dan Kunjungan Keluarga
Namun perlu diperhatikan, rebung kaya akan nutrisi jika diolah dengan benar sebelum dikonsumsi.
Rebung memiliki banyak kandungan gizi namun rendah kalori, peneliti juga menemukan protein baik untuk dikonsumsi.
Kandungan Gizi Rebung
Adapun nutrisi yang terkandung dalam rebung di antaranya serat, protein, vitamin A, B6, E, dan mineral (kalium, tembaga, dan zat besi).
Peneliti Anglia Ruskin University Inggris lakukan analisis uji coba manusia (in vivo) dan eksperimen labotarium (in vitro) terkait konsumsi bambu.
Hasil penelitian menujukkan bahwa rebung bisa membantu mengontrol kadar gula darah dan meningkatkan profil lipid, sehingga membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan diabetes.
BACA JUGA:Tips Puasa Sehat dan Kuat Seharian, Dokter Gizi Minta Hindari Makanan Ini!
"Kemampuannya dapat menghadapi tantangan kesehatan modern seperti diabetes penyakit jantung. Kemungkinan berasal dari kandungan nutrisi bambu dan ekstraknya yang kaya protein asam amino, karbohidrat, mineral dan vitamin" jelas Prof Smith, dikutip dari Science Daily.
Serat yang terkandung seperti selulosa, hemidelulosa dan lignin terbukti membantu fungsi pencernaan dan meningkatkan antioksidan.
Selain itu, studi juga menemukan efek probiotik alami yang menunjukkan bahwa rebung bisa mendukung pertumbuhan bakteri baik dalam usus.
Kemudia, senyawa dalam tunas bambu dapat menghambat pembentukan furan dan mengurangi produksi akrilamida yakni dua zat kimia beracun yang dapat muncul ketika diolah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: