Serangan Isfahan Kembali Buktikan Kebohongan Trump, 3 Kota Penting Iran Dihantam Rudal Amerika dan Israel
Serangan Isfahan kembali buktikan kebohongan Trump, di mana Donald Trump selaku Presiden Amerika sebelumnya mengatakan tidak akan menyerang hingga 6 April.-dok disway-
JAKARTA, DISWAY.ID – Serangan Isfahan kembali buktikan kebohongan Trump, di mana Donald Trump selaku Presiden Amerika sebelumnya mengatakan tidak akan menyerang hingga 6 April.
Hal ini disampaikannya dalam akun Truth pada Jumat 27 Maret lalu dan mengakui telah melakukan pembicaraan dengan pihak Iran.
Namun serangan yang lancarkan pada Senin, Israel menyasar Universitas Imam Hossein Isfahan.
Serangan ini akui oleh Israel dengan dalih bahwa kampus tersebut terafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).
BACA JUGA:Tragis! Pasukan Perdamaian RI yang Tergabung di UNIFIL Wafat di Tengah Agresi Israel-Iran
Terlihat ledakan dahsyat saat rudal-rudal Israel menghantam sasaran yang tidak hanya terjadi di Isfahan, namun juga terjadi di Tehran dan Zanjan.
Dari laporan media internasional menyabutkan serangan yang dilakukan oleh Israel menggunakan bom penghancur bunker seberat 2.000 pon atau 900 kg.
Pihak Amerika menyebutkan jika serangan tersebut menyasar pangkalan amunisi yang menyimpan berbagai kebutuhan senjata Iran.
Serangan tersebut tentunya direstui oleh Trump, yang dibuktikan dengan unggahnya video ledakan dahsyat di akun Tryuth-nya.
BACA JUGA:Israel Tak Anggap Pernyataan Trump, 3 Situs Nuklir Iran Dihantam Rudal
BACA JUGA:Hobi Perang, 7 Daftar Negara yang Diserang AS di Bawah Trump, Terbaru Iran dan Venezuela
Postingan video ini merupakan kali pertama dilakukan Trump sejak serangan yang dilancarkan ke iran akhir Fabruari lalu.
Isfahan adalah kota besar di Iran tengah, terletak di selatan ibu kota, Teheran, di sepanjang Sungai Zayandeh.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: