Iran Tolak Permintaan Amerika Untuk Gencatan Senjata 48 Jam

Iran Tolak Permintaan Amerika Untuk Gencatan Senjata 48 Jam

Dengan tegas Iran tolak permintaan Amrika untuk gencatan senjata 48 jam pasca ditembak jatuhnya pesawat F-15E Strike Eagle.-dok disway-

Bahkan menurutnya, menyerang jembatan merupakan bentuk frustasi dari Amerika dengan moral yang runtuh.

“Menyerang bangunan sipil, termasuk jembatan yang belum selesai, tidak akan memaksa Iran untuk menyerah,” tulisnya.

“Hal itu hanya menunjukkan kekalahan dan keruntuhan moral musuh yang sedang kacau”.

“Setiap jembatan dan bangunan akan dibangun kembali lebih kuat. Yang tidak akan pernah pulih: kerusakan pada reputasi Amerika,” tambahnya.

BACA JUGA:Perang Iran-Israel Bikin IHSG Babak Belur, Masih Betah di Zona Merah

BACA JUGA:Serangan Isfahan Kembali Buktikan Kebohongan Trump, 3 Kota Penting Iran Dihantam Rudal Amerika dan Israel

Tidak hanya itu, Araghchi juga menegaskan bahwa tidak ada negara atau pihak lain yang dapat menyatakan perang akan selesai atau terjadinya gencatan senjata.

“Yang dapat menyatakan perang berakhir hanya Iran, bukan negara lain bahkan Amerika,” tegasnya.

Penolakan ini merupakan bentuk kegagalan upaya diplomatik yang bertepatan dengan peningkatan tajam dalam permusuhan militer.

Adapun terkait dengan awak pesawat yang ditembak jatuh Iran, pihak Amerika menyampaikan jika pasukannya  berhasil menyelamatkan seorang awak yang jatuh di wilayah Iran.

Meksipun satu telah berhasil dievakuai, namun awak lainnya masih belum ditemukan dan nasibnya masih belum bisa dipastikan. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait