193 Jemaah Lubuklinggau Masuk Kloter 9, Berangkat 3 Mei Mendatang
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Lubuklinggau, H Mahmudan memastikan pada tahun ini terdapat 193 orang jamaah calon haji (JCH) asal Kota Lubuklinggau akan diberangkatkan ke tanah suci.-leo/sumeks-
LUBUKLINGGAU, DISWAY.ID– Sebanyak 193 jemaah calon haji (JCH) asal Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, kini memasuki fase persiapan akhir menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.
Seluruh proses administratif dan teknis dilaporkan telah rampung, sehingga para tamu Allah tersebut kini tinggal menunggu jadwal keberangkatan resmi yang telah ditetapkan.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Lubuklinggau, H. Mahmudan, mengonfirmasi bahwa jemaah dari kota berjuluk "Bumi Silampari" ini akan tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 9.
BACA JUGA:Kemenhaj dan KJRI Jeddah Ingatkan Modus Haji Ilegal, Ini Sanksinya Jika Tertangkap
Dalam kloter tersebut, mereka akan berangkat bersama jemaah asal Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) serta sebagian jemaah mandiri dari Kota Palembang.
"Untuk haji Kota Lubuklinggau, seluruh persiapan mulai dari distribusi koper hingga manasik haji sudah selesai. Saat ini, ke-193 jemaah kita hanya tinggal menunggu hari keberangkatan saja," ujar Mahmudan di Lubuklinggau, Minggu (5/4/2026).
Berdasarkan jadwal yang telah disusun, jemaah Kloter 9 dijadwalkan bertolak dari Lubuklinggau pada 3 Mei 2026.
Prosesi pelepasan rencananya akan dipusatkan di Masjid Agung As-Salam, yang selama ini menjadi titik tolak tradisi pelepasan haji di wilayah tersebut.
"Kemungkinan pelepasan dilakukan setelah waktu subuh di Masjid Agung As-Salam. Dari sana, rombongan akan menuju Palembang dan dijadwalkan masuk ke Asrama Haji Palembang sekitar pukul 17.15 WIB pada hari yang sama," jelas Mahmudan.
BACA JUGA:Kemenhaj Lepas Ekspor Perdana 100 Ton Bumbu dan Makanan Siap Saji untuk Jemaah Haji 2026
Mengingat jadwal keberangkatan yang kurang dari satu bulan lagi, pihak Kemenag mengimbau para jemaah untuk terus menjaga kondisi kesehatan fisik dan mental. Kelancaran ibadah di Tanah Suci sangat bergantung pada kesiapan fisik, terutama menghadapi perbedaan cuaca yang ekstrem.
Kemenag memastikan bahwa seluruh dokumen paspor dan visa jemaah Kloter 9 sedang dalam proses finalisasi di tingkat provinsi agar tidak ada kendala saat pemberangkatan di embarkasi nanti.
Dengan koordinasi yang solid antara Lubuklinggau dan Muratara, diharapkan pelayanan selama perjalanan hingga kembali ke tanah air dapat berjalan optimal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: