Kemenhaj Gaungkan Tri Sukses Haji di Arafah: Ritual, Ekosistem, dan Peradaban

Rabu 27-05-2026,11:08 WIB
Kemenhaj Gaungkan Tri Sukses Haji di Arafah: Ritual, Ekosistem, dan Peradaban

Suasana tenda wukuf di Arafah jemaah haji Indonesia seperti saat ditinjau Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak -MCH-

ARAFAH, DISWAY.ID– Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) secara resmi mengumandangkan semangat Tri Sukses Haji sebagai pedoman utama penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M saat wukuf di tenda utama Misi Haji Indonesia, Selasa (26/5/2026).

Dalam khutbah wukuf yang disampaikan Musyrif Diny Kemenhaj 2026, KH Asep Saifuddin Chalim, menekankan komitmen Kemenhaj.

Disebutkannya, penyelenggaraan haji tahun ini menjadi bagian dari sejarah baru di mana pemerintah hadir lebih fokus, terarah, dan dekat dengan jemaah.

“Tri Sukses Haji menjadi kompas kita dalam memberikan pelayanan. Kita ingin negara hadir memberikan kenyamanan, keamanan, dan keberkahan bagi seluruh jemaah,” ujarnya.

BACA JUGA:Safari Wukuf Jadi Solusi Aman bagi 267 Jemaah Haji Lansia dan Disabilitas

Menegaskan komitmen Menhaj Mochamad Irfan Yusuf, KH Asep merinci tiga pilar Tri Sukses Haji sebagai berikut:

- Sukses Ritual: Menjamin setiap ibadah jemaah sah, tertib, dan dilaksanakan dengan khusyuk.

- Sukses Ekosistem Ekonomi: Memberikan manfaat nyata bagi negara dan pelaku usaha melalui pengelolaan dana haji yang transparan, termasuk pengelolaan dam.

- Sukses Peradaban: Menjadikan haji sebagai sarana pembentukan pribadi yang lebih sabar, disiplin, dan santun, sehingga membawa dampak kebaikan bagi bangsa dan negara.

“Ini menjadi arah gerakan dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini,” tandasnya.

BACA JUGA:Gus Irfan Pesan ke Jemaah di Arafah: Tetap di Tenda, Perbanyak Dzikir dan Doa

Menhaj Gus Irfan, melalui pernyataan tertulisnya, juga memaparkan berbagai inovasi yang diterapkan tahun ini, antara lain skema murur dan tanazul untuk kenyamanan mobilitas, peningkatan standar konsumsi, digitalisasi pengelolaan dam, serta komitmen kuat terhadap Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Risiko Tinggi.

Ia mengajak seluruh jemaah memanfaatkan momentum sakral wukuf untuk bermunajat kepada Allah SWT dan kembali ke Tanah Air sebagai haji yang mabrur.

Hingga saat ini, total jemaah haji Indonesia mencapai 202.551 orang reguler yang terbagi dalam 527 kloter, ditambah 16.596 jemaah haji khusus. Sementara itu, 2.098 petugas haji diterjunkan untuk mendampingi jemaah di seluruh titik layanan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: