Hadapi El Nino 'Godzilla', Stok Beras Nasional Cetak Rekor Tertinggi 4,59 Juta Ton

Hadapi El Nino 'Godzilla', Stok Beras Nasional Cetak Rekor Tertinggi 4,59 Juta Ton

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman bicara ketahanan pangan-ist-

JAKARTA, DISWAY.ID– Pemerintah mempertebal benteng ketahanan pangan nasional guna mengantisipasi dampak fenomena iklim El Nino "Godzilla" yang diprediksi memicu kemarau ekstrem di sebagian besar wilayah Indonesia.

Per 7 April 2026, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dilaporkan menembus angka 4,59 juta ton, sebuah capaian tertinggi dalam sejarah perberasan nasional.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa dengan ketersediaan stok tersebut, pasokan pangan pokok masyarakat berada dalam kondisi sangat aman.

BACA JUGA:Stok Beras RI Aman 11 Bulan, Mentan: El Nino 2025 Masih Lebih Ringan dari 2015

Kondisi ini diproyeksikan mampu mencukupi kebutuhan nasional hingga hampir satu tahun ke depan.

"Stok beras nasional dipastikan aman untuk 10 hingga 11 bulan mendatang. Sementara itu, fenomena El Nino diperkirakan berlangsung selama enam bulan. Jadi, Insya Allah, kedaulatan pangan kita terjaga," ujar Amran dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Berdasarkan pemetaan cuaca, musim kemarau diprediksi akan meluas secara bertahap dan mencapai puncaknya pada Agustus 2026. Wilayah seperti Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi salah satu titik perhatian utama karena secara historis rentan terhadap kekeringan.

Untuk meminimalkan risiko gagal panen, Kementerian Pertanian telah menginstruksikan para kepala daerah untuk melakukan langkah-langkah mitigasi konkret:

  • Pemetaan Wilayah: Mengidentifikasi daerah rawan kekeringan secara presisi.
  • Percepatan Masa Tanam: Memanfaatkan sisa curah hujan sebelum puncak kemarau.
  • Infrastruktur Air: Optimalisasi irigasi, rehabilitasi embung, dan pembangunan sumur bor.
  • Mobilisasi Alutsista Pertanian: Menyiagakan bantuan pompa air, traktor, hingga *transplanter* di wilayah-wilayah terdampak.

BACA JUGA:Seberapa Siap Indonesia Hadapi Ancaman El Nino Godzilla di Musim Kemarau?

Senada dengan pemerintah, Perum Bulog juga melaporkan kinerja pengadaan yang agresif. Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyebutkan bahwa per 5 April 2026, Bulog telah menyerap 1,6 juta ton beras domestik.

Angka ini merupakan realisasi penyerapan tertinggi pada periode Januari-April sepanjang sejarah Bulog.

Guna menampung stok yang melimpah, Bulog kini tengah memperluas kapasitas logistiknya.

Selain mengoptimalkan gudang yang ada, Bulog sedang dalam proses menyewa gudang tambahan berkapasitas 762 ribu ton serta membangun unit pergudangan baru berkapasitas 250 ribu ton.

"Langkah antisipasi ini penting untuk menghadapi dinamika global dan perubahan iklim. Bulog memastikan distribusi beras tetap lancar ke seluruh pelosok negeri di tengah tantangan El Nino," tegas Rizal.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: