Pramono Dukung PPSU 'Buru' Ikan Sapu-sapu: Lakukan secara Masif!
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendukung langkah PPSU yang berburu ikan sapu-sapu di sejumlah kali di Jakarta karena mengancam ekosistem-Istimewa-
JAKARTA, DISWAY.ID - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta personel Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) untuk memburu ikan sapu-sapu.
Pasalnya, selain dagingnya beracun karena mengandung zat-zat berbahaya, ikan sapu juga dapat merusak ekosistem sungai.
BACA JUGA:Daftar Pemain Indonesia di Thomas dan Uber Cup 2026, Kombinasi Junior-Senior Andalan
Sehingga keberadaan ikan sapu-sapu yang bermigrasi dari Amerika Selatan tersebut tidak memberikan manfaat bagi Jakarta.
"Apa yang dilakukan oleh PPSU kemarin (berburu ikan sapu-sapu), Pemerintah DKI Jakarta memberikan apresiasi," kata Pramono dikutip Minggu, 12 April 2026.
Pramono pun meminta agar perburuan ikan sapu-sapu dilakukan secara masif di sungai-sungai yang ada di Ibu Kota.
"Saya termasuk ya kemudian menyetujui kalau kemudian diadakan secara masif untuk menghilangkan atau mengurangi ikan sapu-sapu," kata Pramono.
BACA JUGA:Sidang Eksaminasi UI: Intervensi Riza Chalid dalam Kasus Pertamina Lemah Secara Hukum
BACA JUGA:Polisi Ringkus Pencuri Helm Komika Rispo dalam 24 Jam, Berakhir Damai
Sebelumnya Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat dan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) menangkap ikan sapu-sapu di kali Cideng tepatnya depan Plaza Indonesia, Menteng pada Jumat, 10 April 2026.
Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Hasudungan A Sidabalok mengatakan, ikan sapu-sapu mengandung Salmoella serta E.Coli juga residu logam berat yang melebihi batas pencemaran.
"Sekarang kita teruskan lagi kerja bakti ini di kali Cideng karena memang jika melihat dari saluran kali tidak terlalu panjang seperti Ciliwung jadi mudah untuk mengendalikan ikan sapu-sapunya," katanya.
Setelah penangkapan, ikan sapu-sapu tersebut dibawa ke Pusat Produksi Inspeksi dan Sertifikasi Hasil Perikanan (PPISHP) Ciganjur.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: