Berani Main Crypto Harus Tahu Caranya Hadapi Bear Market, Kondisi Nyaris Rugi
Bear Market adalah fase penurunan harga yang tak terhindarkan dalam siklus pasar crypto.---Freepik
BACA JUGA:Cara Mudah Investasi dan Trading Crypto untuk Pemula, Langkah-Langkah Unduh Aplikasi PINTU
Aturan dasar manajemen risiko di bear market:
• Investasikan hanya uang yang tidak dibutuhkan setidaknya 1-2 tahun ke depan.
• Tetap simpan dana darurat minimal 6-9 bulan pengeluaran di luar crypto.
• Diversifikasi aset untuk mengelola risiko. Investor dapat menyebar modal ke beberapa kelas aset, seperti kripto dan saham, guna meningkatkan keseimbangan portofolio.
3. Fokus pada Fundamental Aset
Bear market seringkali mengekspos kelemahan proyek-proyek kripto yang tidak memiliki fundamental yang kuat. Banyak token yang tampak menjanjikan saat fase bull market ternyata hanya didorong oleh sentimen dan spekulasi, sehingga ketika memasuki bear market, harganya tidak pernah benar-benar pulih.
Dengan demikian, bear market bukan hanya menjadi fase seleksi bagi investor yang memiliki ketahanan mental dan disiplin yang tinggi, tetapi juga berfungsi sebagai seleksi alam bagi proyek-proyek kripto. Dalam fase ini, proyek dengan fundamental yang lebih kuat cenderung mampu bertahan, sementara yang lemah perlahan tersingkir dari pasar.
Itulah kenapa di bear market, Bitcoin secara historis menjadi prioritas utama akumulasi bagi investor. Sebagai aset dengan likuiditas tertinggi, adopsi institusional terbesar, dan rekam jejak pemulihan yang sudah terbukti di setiap siklus, Bitcoin adalah aset yang paling terbukti bisa keluar dari bear market dan mencetak ATH baru.
4. Pertajam Skill dan Analisis
Jika bull market merupakan fase untuk “memanen” hasil akumulasi sebelumnya, bear market adalah momentum ideal untuk membangun keterampilan dan memperdalam analisis. Fase ini memberikan ruang untuk belajar tanpa tekanan euforia pasar.
Trader atau investor yang memasuki bull market berikutnya dengan pemahaman yang lebih matang tentang dinamika pasar cenderung mampu mengambil keputusan yang lebih rasional, terukur, dan disiplin dibandingkan sebelumnya.
Hal-hal yang bisa dipelajari:
• Analisis Teknikal
Sumber: Bitcoin Magazine Pro
Pelajari analisis teknikal yang dapat mencakup indikator, struktur, pola dan psikologi pasar. Perdalam juga pemahaman metrik on-chain seperti MVRV Z-Score untuk mengidentifikasi zona undervaluation dan overvaluation. Platform yang umum digunakan antara lain Tradingview, Bitcoin Magazine Pro, Glassnode atau CryptoQuant.
• Analisis Fundamental
Selain mempelajari fundamental aset seperti whitepaper, kegunaan, tokenomics dan lain-lain, pelajari juga bagaimana faktor makroekonomi seperti kebijakan suku bunga, inflasi, dan likuiditas global dapat berkaitan dengan pergerakan pasar crypto.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: