Nekat Haji Tanpa Visa Resmi, Siap-Siap Dideportasi dan Diblacklist 10 Tahun

Nekat Haji Tanpa Visa Resmi, Siap-Siap Dideportasi dan Diblacklist 10 Tahun

Jemaah tanpa visa haji berpotensi ditolak masuk ke Makkah, dikenakan denda, hingga dideportasi.-Disway/Anisha Aprilia -

"Persiapan layanan haji hampir selesai 100 persen. Tahapan saat ini adalah pengecekan akhir seluruh layanan menjelang operasional akhir. Jadi semua sudah tersiapkan, akomodasi di jemaah di Mekkah" kata Irfan dalam konferensi pers di Kantor KSP, Rabu, 15 April 2026.

Gus Irfan mengatakan akan ada 177 hotel yang melayani di daerah Jarwal, Misfalah, Raudhah, Syisyah, dan Aziziyah.

"Meliputi 177 hotel melayani di daerah Jarwal, Misfalah, Raudhah, Syisyah, dan Aziziyah. Kemudian di Madinah ada 100 hotel seluruhnya di wilayah Markaziyah sehingga tidak diperlukan kendaraan untuk berjalan ke Masjid Nabawi," ungkapnya.

BACA JUGA:10 Pemain Berpotensi Gabung ke Manchester United Musim Panas Ini, Bomber Brighton Jadi Target Utama

Sementara itu, untuk konsumsi ada 51 dapur di Makkah yang akan menyediakan makanan untuk jemaah haji.

Selain itu, ada 23 dapur di Madinah yang akan menyediakan makanan untuk jemaah haji.

Sementara itu, untuk transportasi, Kemenhaj telah menyiapkan bis antar kota baik dari Madinah ke Makkah, kemudian dari Jeddah ke Makkah, maupun nanti dari Makkah ke Madinah ataupun dari Makkah ke Jeddah sebagai rute pulang.

"Bis Shalawat yaitu bis yang berputar terus selama 24 jam dari penginapan pemondokan menuju Masjidil Haram juga sudah kita siapkan," imbuhnya.

BACA JUGA:HUT ke-78 Sumatera Utara, Ini Daftar Lengkap 21 Gubernur dari Masa ke Masa

"Kemudian juga bis Masyair yang membawa jamaah dari hotel ke Arafah, kemudian dari Arafah ke Muzdalifah maupun ke Mina juga sudah kita siapkan," sambungnya.

Terkait persiapan tentang layanan kesehatan, Kemenhaj telah menyiapkan 40 klinik kesehatan di Makkah dan 5 klinik kesehatan di Madinah.

"Setiap kloter dari rombongan kita didampingi oleh 1 dokter dan 1 tenaga kesehatan," ungkapnya.

Sementara itu, untuk klinik kesehatan, akan bekerja sama dengan rumah sakit salah satu rumah sakit besar di Saudi yaitu Saudi German Hospital.

BACA JUGA:Jadwal Bioskop Trans TV Hari Ini 15 April 2026 Lengkap Sinopsis, Banjir Film Aksi

Terkait kartu Nusuk, pemerintah telah menerima distribusi dari dua penyedia layanan, yakni Syarikah Dhiyuful Bait dan Mashariq. Namun, sebagian kartu dari Dhiyuful Bait masih tertahan di Bea Cukai Indonesia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: