Jadwal War Tiket Indonesia Open 2026, Badminton Lovers Siap-Siap Awal Mei

Jadwal War Tiket Indonesia Open 2026, Badminton Lovers Siap-Siap Awal Mei

Badminton lovers ketahui jadwal war tiket Indonesia Open 2026.--X (Twitter) @INABadminton

JAKARTA, DISWAY.ID - Badminton lovers ketahui jadwal war tiket Indonesia Open 2026.

Ajang turnamen bergengsi Indonesia Open kembali digelar di Istora Senayan dengan meggandeng Polytron sebagai sponsor utama.

Polytron Indonesia Open 2026 akan berlangsung di Istora Senayan, GBK, Jakarta Pusat pada 2-7 Juni 2026.

Panitia pelaksana Indonesia Open 2026 pun telah merilis harga tiket dan jadwal penjualan yang akan dimulai Mei mendatang.

Indonesia Open merupakan salah satu turnamen BWF bergengsi Super 1000 yang menampilkan aksi pebulutangkis terbaik dunia.

BACA JUGA:Fakta Venue Indonesia Open 2026 di Istora Senayan bukan Indonesia Arena

Tahun ini turnamen Super 1000 mengusung tema “Pride of the Nation” dengan memadukan olahraga dan teknologi untuk meningkatkan interaski penonton.

"Penonton akan menikmati berbagai aktivitas menarik, area interaktif, serta teknologi terbaru yang terintegrasi di dalam penyelenggaraan," kata Ketua Panitia Pelaksana Achmad Budiharto dalam konferensi pers pada Selasa, 14 April 2026.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBSI Ricky Soebagdja menegaskan bahwa Indonesia Open menjadi turnamen penting dalam kalender bulutangkis dunia.

"Indonesia Open 2026 merupakan salah satu turnamen paling prestisius di kalender BWF. Bagi Indonesia bukan hanya soal menjadi tuan rumah, tetapi juga kesempatan besar bagi para atlet untuk meraih prestasi di hadapan publik sendiri," kata Ricky.

"Melalui ajang ini diharapkan para atlet dapat memanfaatkan kesempatan tampil dihadapkan publik sendiri untuk menunjukkan perkembangan terbaiknya," sambungnya.

BACA JUGA:Performa Menurun, PBSI Lakukan Pembenahan Total Jelang Indonesia Open 2026

Istora Kembali Jadi Venue Indonesia Open 2026

Sebelumnya ada wacana pemindahan venue BWF Word Tour Super 1000 dari Istora ke Indonesia Arena, stadion multifungsi berkapasitas sekitar 16.000 penonton.

Namun, Budiharto memastikan venue tetap sama lantaran disebut sebagai tempat keramat bagi lawan Indonesia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: