Connie Bakrie Tulis Surat Terbuka ke Prabowo soal Blanket Overflight: Langit Nusantara Harga Mati Kedaulatan!
The Sunday Guardian melaporkan adanya sebuah dokumen pertahanan rahasia Amerika Serikat untuk mengamankan akses lintas udara secara menyeluruh bagi pesawat militer Amerika melalui wilayah udara Indonesia.-Istimewa-
Pemerintah juga dilarang untuk melemahkan sistem diplomatic dan security clearance serta tida mengabaikan reaksi China dan opini publik domestik.
BACA JUGA:Kedaulatan RI Harga Mati! Kemlu Buka Suara Soal Isu Pesawat AS Bebas Melenggang di Langit Indonesia
Terakhir, Connie Bakrie juga mengingatkan bahwa langi nusantara merupakan simbol kedaulatan bagi bangsa Indonesia.
"Langit Nusantara adalah simbol kedaulatan. Artinya tidak untuk dinegosiasikan tanpa batas dan harus dijaga dengan kesadaran, keberanian, dan kehormatan." tutupnya.
Sebelumnya, sebuah dokumen rahasia Amerika Serikat (AS) diduga bocor ungkap rencana kontroversi untuk mendapatkan akses lintas udara permanen (blanket overflight) bagi pesawat militernya.
Proposal ini disebut menjadi bagian dari strategi Washington untuk memperluas jangkauan operasional kawasan Indo-Pasifik.
Dokumen bertajuk 'Operationalizing U.S Overflight' diajukan Departemen Pertahanan AS pada 26 Februari 2026.
BACA JUGA:Isu Pesawat AS Bebas Melintas di Indonesia, Dino Patti Djalal Minta Pemerintah Hati-hati
Dalam dokumen tersebut, pesawat militer AS cukup memberikan notifikasi sebelum melintasi wilayah udara Indonesia tanpa harus persetujuan.
Menanggapi hal itu, Kementerian Luar Negeri RI (Kemenlu) memastikan bahwa pemberian akses penerbangan bagi pesawat militer AS masih menjadi pembagian dari pertimbangan internal pemerintah Indonesia.
"Terkait overflight, hal tersebut merupakan usulan dari pihak Amerika Serikat yang masih menjadi bagian dari pertimbangan internal pemerintah Indonesia," ujar Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang pada Rabu, 15 April 2026.
Menurutnya, pemerintah menegaskan tidak ada kebijakan yang memberikan akses bebas kepada pihal asing untuk menggunakan ruang udara Indonesia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: