Kementerian Sosial Raih KWP Award 2026 Berkat Program Sekolah Rakyat

Kementerian Sosial Raih KWP Award 2026 Berkat Program Sekolah Rakyat

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menerima KWP Award dari Koordinatoriat Wartawan Parlemen di Ruang Pustakaloka, Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 16 April 2026-Dok. Kemensos-

JAKARTA, DISWAY.ID -- Kementerian Sosial Republik Indonesia menerima anugerah KWP Award 2026 dari Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) di Ruang Pustakaloka, Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 16 April 2026.

Kemensos RI meraih penghargaan  kategori Kementerian Aktif dalam Pelopor Pemberdayaan dan Pengentasan Kemiskinan Melalui Sekolah Rakyat. 

Penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen Kementerian Sosial dalam mengawal Astacita Presiden Prabowo Subianto dalam program pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan sosial dan Sekolah Rakyat. 

BACA JUGA:Arahan Prabowo, Kemensos Dorong Percepatan Perpustakaan Modern di Sekolah Rakyat

“Kemensos tadi mendapatkan penghargaan tentang Sekolah Rakyat. Jadi sekolah ini adalah program Pak Presiden untuk memutus transmisi kemiskinan lewat jalur pendidikan, dikhususkan untuk saudara kita kurang mampu di desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN)” kata Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono. 

Agus Jabo mengucapkan terima kasih kepada KWP atas kepercayaan yang diberikan kepada Kementerian Sosial.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat, mulai dari kementerian, lembaga, pemerintah daerah, kepala sekolah, guru hingga tenaga kependidikan. 

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya kepada kementerian/ lembaga termasuk gubernur, bupati yang telah ikut mendukung terselenggaranya Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia,” kata Agus Jabo. 

Menurut Agus Jabo, kini pemerintah telah memiliki 166 Sekolah Rakyat rintisan yang tersebar di berbagai daerah.

BACA JUGA:Sinergi Kemensos dan PB Inkanas Perkuat Karakter Siswa Sekolah Rakyat

Di saat yang sama, pembangunan 104 Sekolah Rakyat permanen tengah berproses sebagai bagian dari upaya memperkuat akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Pemerintah juga menyiapkan pembangunan tambahan di 100 titik baru agar jangkauan program semakin luas.

Seiring perluasan tersebut, kapasitas siswa ditargetkan meningkat signifikan.

“Kemarin (menampung) sekitar 15.000 siswa, tahun ini 30.000 siswa. Jadi ada sekitar 45.000 siswa,” pungkas Agus Jabo. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: