Dilaporkan ke Polisi, Begini Tanggapan Jusuf Kalla
Pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan 12, Jusuf Kalla (JK) soal 'mati syahid' yang disampaikan di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, berujung laporan polisi-Tangkapan Layar YouTube-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Jusuf Kalla menanggapi soal laporan terhadapnya di Polda Metro Jaya. Wakil Presiden ke-10 dan 12, Jusuf Kalla mengatakan dirinya siap untuk berkomunikasi menjelaskannya.
"Kalau mau datang siapa saja, saya jelaskan. kalau berkomunikasi saya jelaskan, tapi saya tidak datang karena saya merasa tidak bersalah" katanya kepada awak, Sabtu 18 April 2026.
BACA JUGA:1.647 Personel Gabungan Amankan Laga Barcelona Legends vs DRX World Legends di GBK
Diungkapkannya, dirinya terbuka kepada pihak manapun menjelaskannya perihal pernyataannya saat berceramah di UGM.
"Saya terbuka, siapa saja datang boleh saya jelaskan, saya kasih bukti," ungkapnya.
Diketahui, Jusuf Kalla dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) bersama Pemuda Katolik.
BACA JUGA:24 Rekomendasi Tempat Sewa Kostum Hari Kartini 2026 Terlengkap di Jakarta, Bogor, dan Depok
Laporan tersebut dilayangkan menyusul pernyataan JK dalam sebuah ceramah yang dinilai menimbulkan polemik dan keresahan di tengah masyarakat, terutama di media sosial.
Ketua Umum GAMKI, Sahat Martin Philip Sinurat mengatakan pihaknya datang ke Polda Metro Jaya mewakili sekitar 19 lembaga Kristen dan organisasi masyarakat.
Debelumnya, mereka menggelar pertemuan di Sekretariat GAMKI di Jalan Cirebon untuk menyikapi persoalan tersebut.
"Kami dari Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia tadi datang melaporkan Bapak Jusuf Kalla. Kami hadir dari GAMKI, juga mewakili sekitar 19 lembaga Kristen dan organisasi masyarakat," katanya kepada awak media.
BACA JUGA:Diperketat Jelang Haji 2026, Arab Saudi Periksa Akses ke Makkah
Menurutnya, langkah hukum ditempuh agar polemik yang berkembang tidak semakin liar dan dapat diselesaikan secara terarah.
Pihaknya juga telah menyertakan sejumlah alat bukti, termasuk video ceramah yang beredar di media sosial.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: