TMII Rayakan 51 Tahun, Pelestarian Budaya Berdampak ke Masyarakat dan UMKM
Kawasan Keong Mas di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.-TMII-
JAKARTA, DISWAY.ID - Taman Mini Indonesia Indah (TMII) merayakan usia ke-51 dengan menghadirkan rangkaian program bertema “Preservasi Budaya Tanpa Henti”.
Perayaan ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat, mulai dari pelibatan seniman hingga penguatan ekonomi kreatif.
Selama lebih dari lima dekade, TMII dikenal sebagai ruang representasi keberagaman budaya Indonesia. Kini, memasuki usia ke-51, TMII terus bertransformasi menjadi ekosistem budaya yang hidup, tidak sekadar menjaga warisan, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang relevan bagi generasi masa kini.
Libatkan Seniman dan Komunitas, Ciptakan Dampak Langsung
Rangkaian acara yang berlangsung pada 18, 19, 24, 25, dan 26 April 2026 menghadirkan berbagai program interaktif berbasis budaya. Salah satu agenda utama adalah pagelaran Gelora Nusantara yang melibatkan 1.000 penari dari 34 provinsi dan berhasil memecahkan rekor MURI.
Selain itu, berbagai kegiatan seperti Experience Bali in a Day, Icip-Icip Nusantara, Kecak Glow in The Dark, Shinta Obong, hingga Gunungan Hasil Bumi turut dihadirkan untuk memberikan pengalaman budaya yang lebih dekat dengan masyarakat.
Program-program ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga membuka ruang partisipasi luas bagi seniman, komunitas budaya, serta pelaku ekonomi kreatif untuk terlibat langsung.
Dorong UMKM dan Ekonomi Kreatif Lokal
Perayaan HUT TMII juga berdampak pada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kehadiran wisatawan dalam jumlah besar—dengan target mencapai 100.000 pengunjung selama periode acara—berpotensi meningkatkan perputaran ekonomi di sekitar kawasan.
Kegiatan kuliner seperti Icip-Icip Nusantara menjadi salah satu wadah bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk lokal kepada pengunjung dari berbagai daerah.
Selain itu, kolaborasi dengan berbagai pihak turut memperluas dampak ekonomi, seperti konser Gegap Gempita Nusantara oleh Anjungan DKI dan program Taman Cahaya yang didukung Kementerian Kebudayaan.
Budaya Jadi Motor Pariwisata Berkelanjutan
Sebagai bagian dari holding BUMN pariwisata InJourney, TMII memiliki peran strategis dalam memperkuat pariwisata berbasis budaya.
Senior Vice President Corporate Secretary InJourney, Yudhistira Setiawan, menegaskan bahwa TMII bukan sekadar destinasi wisata, melainkan juga sarana memperkuat identitas bangsa dan platform nation branding Indonesia.
Revitalisasi yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga mencakup tata kelola, kurasi program, hingga digitalisasi layanan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: