Hari Kartini: Belajar dari Sosok Iptu Wahyuni, Polwan Pengasuh Penuh Inspiratif

Hari Kartini: Belajar dari Sosok Iptu Wahyuni, Polwan Pengasuh Penuh Inspiratif

Kaur Bin Ops (KBO) Satbinmas Polres Tangerang Selatan, Ipda Wahyuni.-Foto: Arnold/Disway.id-

Menurut Wahyuni, lingkungan sekolah menjadi salah satu titik cukup rawan terhadap tindakan-tindakan seperti yang disebutkan tadi.

Sehingga pencegahan bisa dilakukan dengan terjun ke lapangan, memberikan pemahaman secara edukatif.

Tidak hanya aktif memberi pemahaman di lingkungan sekolah. Wahyuni juga kerap terjun langsung menjadi seorang narasumber di panti remaja yang terletak di Cisauk, Tangerang Selatan.

Tempat ini tidak kalah urgensinya. Wahyuni menjelaskan bahwa di pantai ini menjadi naungan bagi anak-anak putus sekolah, hingga anak-anak jalanan.

Di tempat ini Wahyuni mengaku melihat langsung bagaimana gambaran kehidupan yang tidak mudah dilalui. Kerasnya kehidupan, kata dia, dapat membentuk perilaku korban penyimpangan.

BACA JUGA:5 Contoh Doa Upacara Hari Kartini 2026 Lengkap Teks Amanat, Referensi Sekolah dan Instansi

"Ada yang jadi pelaku karena sebelumnya pernah jadi korban. Lingkaran ini yang harus kita putus," ujarnya.

Getol Jaga Kesehatan

Di tengah kesibukannya sebagai seorang polwan, Wahyuni menyebut bahwa ia sama seperti perempuan pada umumnya.

Ia menjadi seorang ibu --mengurus rumah, anak hingga suami. Menurutnya hidup harus seimbang, bukan sekadar prestasi dan jabatan dikejar.

Salah satu hobi yang dia sukai saat ini adalah olahraga lari. Ia membebani diri dengan aktivitas tersebut demi menjaga kesehatan.

Kita tahu, tidak mudah menjadi seorang polisi. Sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat, ia harus siap dengan berbagai tekanan dan tuntutan pekerjaan.

Nah, untuk menghilangkan stresnya, Wahyuni menyalurkannya dengan berlari. Menurutnya olahraga ini juga punya dampak sangat baik.

Selain menjaga kebugaran tubuh, dengan olahraga lari ia merasa punya kedekatan lebih dari keluarga.

BACA JUGA:Servis Motor Matic Lebih Hemat! Promo Kartini AHASS Jakarta–Tangerang Hadir April Ini

Memang, katanya, awal suka olahraga lari tujuannya adalah menjaga bentuk tubuh. Semakin ke sini, lari justru sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-harinya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait