Hari Kartini: Belajar dari Sosok Iptu Wahyuni, Polwan Pengasuh Penuh Inspiratif

Hari Kartini: Belajar dari Sosok Iptu Wahyuni, Polwan Pengasuh Penuh Inspiratif

Kaur Bin Ops (KBO) Satbinmas Polres Tangerang Selatan, Ipda Wahyuni.-Foto: Arnold/Disway.id-

TANGSEL, DISWAY.ID -- Menjelang peringatan Hari Kartini pada 21 April 2026, kami berkenalan dan mengobrol secara eksklusif dengan seorang perempuan hebat, ibu rumah tangga, baik, humble dan menyukai lari sebagai hobinya.

Dia adalah seorang Kaur Bin Ops (KBO) Satbinmas Polres Tangerang Selatan, Iptu Wahyuni. Ia merupakan sosok perempuan pengasuh, inspiratif dan penuh kedisiplinan.

Bertugas sebagai KBO di Satbinmas Polres Tangerang Selatan, baginya seragam bukan sekadar simbol jabatan dan pekerjaan saja.

BACA JUGA:Promo Superindo Terbaru 20-23 April 2026 Spesial Hari Kartini, Ikan Shishamo Beli 1 Gratis 1

Lebih dari itu, Wahyuni memilih jalan yang lebih terjal meski di tengah kesibukan sebagai aparat penegak hukum.

Sebagai Polwan, hatinya tergerak untuk terlibat langsung membantu warga yang secara ekonomi memang kurang memadai.

Bukan, bukan dengan memberi bantuan materi saja. Justru yang paling mendasar bagi Wahyuni adalah generasi muda terbaik bangsa ini harus diciptakan.

Makanya, setiap pekan bersama rekan-rekan seprofesinya, Wahyuni melaksanakan tugas kebaktian. Yakni Jumat Curhat dan Jumat Berbagi.

Wahyuni mendatangi satu persatu lembaga kemasyarakatan, mulai dari sekolah, pengajian hingga komunitas lainnya hanya demi memberikan satu wadah yang jauh lebih penting. Yaitu edukasi secara hati ke hati.

Bukan tanpa alasan. Hal ini dia lakukan karena tidak sedikit anak-anak muda yang terkontaminasi hal-hal buruk.

BACA JUGA:50 Kartu Ucapan Hari Kartini 2026 Terbaru dan Desain Unik, Cocok Share di Medsos!

"Sekarang banyak anak-anak yang belum cukup umur sudah terlibat tindak pidana. Makanya kami turun langsung, kasih pemahaman ke anak-anak dan orang tua," ujar Wahyuni saat ditemui Disway di tempat dia bertugas pada Jumat, 10 April 2026.

Pemahaman yang disampaikan bukan hanya sekadar materi. Edukasi ini meliputi pencegahan kasus yang kerap timbul di lingkungan sekolah. Mulai dari tawuran, perundungan (bullying), hingga kekerasan seksual terhadap anak. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait