Dirjen Imigrasi Permudah Akses Atlet Internasional Masuk Indonesia dengan Jalur Cepat
Selain memudahkan para atlet, Silmy menegaskan bahwa kemudahan ini juga akan menyasar ofisial dan tenaga ahli yang mendukung ekosistem olahraga nasional.-Disway/Hasyim Ashari-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Direktorat Jenderal Imigrasi membuka pintu lebar-lebar untuk atlet Internasional yang ingin berkiprah di Indonesia.
Tak sekadar menjaga pintu perbatasan, instansi di bawah kepemimpinan Wakil Menterk Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim ini resmi menyiapkan jalur khusus atau fast track bagi para atlet mancanegara yang akan bertanding di tanah air.
BACA JUGA:Penegakan Hukum Jadi Kunci Utama Atasi Rokok Ilegal
Langkah ini menjadi bagian dari strategi diplomasi olahraga yang tengah digodok bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Dengan adanya jalur cepat ini, para atlet non-WNI tidak perlu lagi terjebak dalam antrean panjang di bandara, sehingga proses kedatangan mereka menjadi jauh lebih efisien.
"Ini adalah bentuk peran konkret kami sebagai fasilitator. Kami ingin menunjukkan bahwa peran imigrasi sangat sentral dalam menyukseskan agenda-agenda internasional di Indonesia," ujar Dirjen Imigrasi, Silmy Karim, dalam sesi tanya jawab bersama media, Selasa 21 April 2026.
BACA JUGA:Momen Ditolak Foto Harry Styles, Azizah Salsha Justru Diserang Fans Global
Selain memudahkan para atlet, Silmy menegaskan bahwa kemudahan ini juga akan menyasar ofisial dan tenaga ahli yang mendukung ekosistem olahraga nasional.
Silmy menyebut bahwa komunikasi intensif terus dijalin dengan berbagai stakeholder, mulai dari Perbasi hingga organisasi cabang olahraga lainnya.
Tujuannya satu: memastikan setiap ajang internasional yang digelar di Indonesia tidak terhambat oleh urusan administratif keimigrasian yang berbelit.
"Ini bukan hal baru, tapi sekarang kita pertajam implementasinya. Kami menjabarkannya dalam bentuk teknis yang lebih memudahkan," tutur Silmy.
BACA JUGA:KSBSI Girang Sambut RUU PPRT di Momen Hari Kartini: Kemenangan Buruh Perempuan!
Menariknya, karpet merah yang digelar Imigrasi tidak hanya berhenti di lapangan olahraga. Silmy membocorkan rencana ke depan untuk merangkul promotor seni pertunjukan serta komunitas sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).
Imigrasi berencana menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan para promotor konser dan acara budaya untuk memetakan kendala-kendala yang sering dihadapi saat mendatangkan artis atau pakar dari luar negeri.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: