Menhaj Lepas 200 PPIH Daker Makkah 2026, Tekankan Petugas Haji Harus Utamakan Pelayanan Jemaah
Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf berfoto bersama dengan petugas haji yang akan berangkat ke Daker Makkah di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis, 23 April 2026-disway.id/Moh Purwadi-
“Kesabaran dan kepekaan sangat penting. Jemaah kita membutuhkan pendampingan, bukan sekadar pelayanan teknis,” katanya.
BACA JUGA:Garuda Mulai Berangkatkan Haji 2026, 2.255 Jemaah Kloter Perdana Terbang dengan OTP 100 Persen
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kerja tim dan koordinasi antarpersonel di lapangan.
Integritas, lanjutnya, harus dijaga dengan tidak menyalahgunakan kewenangan selama menjalankan tugas.
Irfan turut menyinggung dinamika global yang berpotensi memengaruhi penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
Ia meminta seluruh petugas untuk tetap adaptif dan siap menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi di lapangan.
“Apapun situasi yang terjadi, petugas harus tetap siap dan mengutamakan pelayanan kepada jemaah,” tegasnya.
BACA JUGA:Berangkat Haji Tanpa Pasangan, Kisah Ibu asal Indramayu: Rasanya Campur Aduk
Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan sekitar 2.210 petugas haji inti untuk musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Jumlah tersebut merupakan bagian dari total lebih dari 5.000 petugas yang terlibat, termasuk Petugas Haji Daerah (PHD) dan pembimbing kelompok bimbingan ibadah haji.
Menutup arahannya, Irfan mengingatkan pentingnya menjaga nama baik Indonesia di Tanah Suci.
Ia berharap para petugas mampu mengembalikan citra jamaah haji Indonesia sebagai jemaah yang tertib, disiplin, dan taat aturan.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh petugas haji wajib menjalankan masa tugas sesuai jadwal yang telah ditentukan, tanpa pengecualian.
“Berangkat sesuai jadwal, pulang sesuai jadwal. Tidak ada izin pulang lebih awal dengan alasan apa pun,” katanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: