IHSG Diprediksi Masih Terpuruk, Ini Biang Keroknya

IHSG Diprediksi Masih Terpuruk, Ini Biang Keroknya

IHSG belum menunjukkan tanda-tanda penguatan seiring makin jatuhnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS--Bianca Khairunnisa

JAKARTA, DISWAY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari Jumat (24/04) lalu kembali ditutup melemah pada level 7129.49 (-3.38 persen), dengan dipimpin oleh saham-saham sektor Consumer Cyclicals (-4,27 persen) dan Energy (-4.22 persen).

Hal ini berdampak pada pergerakan IHSG yang belum menunjukkan tanda-tanda penguatan seiring makin jatuhnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. 

BACA JUGA:Nah Lho! Prajurit TNI Korban Pengeroyokan di Stasiun Depok Baru Ternyata Dinas di Kemhan

Menurut Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Reza Priyambada, sentimen negatif ini juga turut disebabkan oleh tren pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, dimana sepanjang minggu ini rupiah telah melemah 0,9 persen point–to–point, melanjutkan tren pelemahannya selama sebulan yang mencapai 1,28 persen ptp.

"Rupiah terjepit lantaran kenaikan harga minyak mentah Brent terus melonjak, melejit nyaris 10 persen dalam tiga hari perdagangan– menyentuh level harga USD 107,33 per barel," papar Priyambada kepada Disway, pada Senin, 27 April 2026.

Di sisi lain, data PT Reliance Sekuritas Indonesia menunjukkan bahwa secara teknikal candle terakhir IHSG berbentuk black spinning top, di bawah MA20, indikator Stochastic dead cross. 

BACA JUGA:Rupiah Anjlok, IHSG Kembali Masuk Zona Merah di Penutupan Sesi I

Sehingga dengan demikian, IHSG diperkirakan akan kembali mengalami pelemahan.

"Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 7,070 dan resistance pada level 7,192 dengan kecenderungan melemah," tutur Priyambada.

Rekomendasi Saham

Sementara itu, berikut adalah empat rekomendasi saham potensial rekomendasi para analis yang menarik untuk dipantau, yang terdiri dari :

Stock picks: ARCI, EMAS, BBNI, KRAS

ARCI - Buy

▪︎ Harga masih di atas MA20 dan mendekati MA5.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: