Sudah Izin Prabowo, KSPI dan Partai Buruh Bakal Gelar May Day 2026 di Monas
Dalam perayaan May Day 2026 di Jakarta, KSPI akan mengerahkan sekitar 50 ribu massa. -Istimewa-
BACA JUGA:Cari Talenta Unggul Dunia Painting, Penta Prima Luncurkan Tinter War Championship 2026
Salah satunya adalah komitmen membentuk Satuan Tugas (Satgas) PHK dan penciptaan lapangan kerja.
Selain itu, pemerintah juga disebut akan meninjau ulang kebijakan perpajakan serta mendorong hilirisasi sumber daya alam untuk meningkatkan kesejahteraan buruh.
Presiden juga menilai Indonesia memiliki potensi besar dari sisi sumber daya alam yang harus dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat.
Dalam isu ojek online, KSPI mendorong keterlibatan negara dalam kepemilikan aplikasi melalui skema tertentu agar potongan tarif bisa ditekan hingga 10 persen.
BACA JUGA:Suspend Mayor SPPG Dipastikan Tak Terima Insentif
Di sektor industri, pemerintah diyakini tidak akan membiarkan terjadi penutupan, khususnya pada industri tekstil dan nikel, dengan dukungan kebijakan strategis ke depan.
KSPI dan Partai Buruh mengimbau seluruh buruh yang akan mengikuti aksi untuk tetap menjaga ketertiban dan mengedepankan aksi damai.
"Lami mengimbau seluruh buruh merayakan May Day dengan semangat, damai, anti kekerasan dan tidak anarkis," imbaunya.
Dinilainya, pertemuan dengan Presiden membawa angin segar bagi gerakan buruh di Indonesia.
"Ada harapan, ada proses, dan ada ruang dialog yang terbuka bagi buruh untuk memperjuangkan hak-haknya." tandasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: