Tol Serang-Panimbang Dikebut, Akses Wisata dan Ekonomi Banten Makin Terbuka

Rabu 29-04-2026,21:37 WIB
Reporter: Candra Pratama |
Tol Serang-Panimbang Dikebut, Akses Wisata dan Ekonomi Banten Makin Terbuka

Waktu tempuh dari Jakarta menuju Tanjung Lesung diproyeksikan menjadi sekitar 2-3 jam, jauh lebih singkat dibandingkan sebelumnya yang dapat mencapai 4-5 jam. -Istimewa-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melanjutkan penyelesaian pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang di Provinsi Banten secara bertahap. 

Poyek strategis nasional sepanjang 83,67 kilometer ini diharapkan memperkuat konektivitas wilayah utara hingga selatan Banten sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata. 

BACA JUGA:Pasca Lebaran, Kino Indonesia Ajak Keluarga Indonesia Terapkan Smart Spending dan Mindful Living

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan jalan tol tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur transportasi.

Twtapi juga menjadi instrumen pemerataan pembangunan wilayah dan penguatan ekonomi daerah.

"Pembangunan jalan tol selalu memiliki arti strategis, tidak hanya bagi infrastruktur fisik, tetapi juga bagi penguatan fondasi ekonomi nasional," ujar Menteri Dody, Rabu, 29 April 2026.

BACA JUGA:PT Serasi Autoraya Buka Pintu bagi Lulusan D3 dan S1 untuk Berkembang di Dunia Logistik

Jalan Tol Serang-Panimbang terbagi menjadi tiga seksi, yaitu Seksi 1 Serang-Rangkasbitung sepanjang 26,45 km, Seksi 2 Rangkasbitung-Cileles sepanjang 24,17 km, dan Seksi 3 Cileles-Panimbang sepanjang 33 km. 

Jalan tol tersebut melintasi wilayah Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Pandeglang. 

Seksi 1 Serang-Rangkasbitung yang telah beroperasi sejak tahun 2021 dan menjadi penghubung utama mobilitas masyarakat di Banten bagian tengah. 

BACA JUGA:Prabowo Sentil Pemegang Konsesi Tambang dan Perkebunan yang Simpan Kekayaan di Negara Lain

Sementara itu, pembangunan Seksi 2 Rangkasbitung-Cileles saat ini telah memasuki tahap akhir dengan progres konstruksi mencapai 98,64% dan progres pembebasan lahan sebesar 86,71%. 

Ruas tersebut ditargetkan selesai konstruksi pada kuartal II tahun 2026. 

Adapun pembangunan Seksi 3 Cileles-Panimbang yang merupakan porsi pemerintah terus berjalan secara bertahap. Pada Fase 1 telah mencapai 99,88%. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait