10 Transfer Terburuk Manchester City, Pemain Mahal Ini Jadi bencana
Jerome Boateng adalah salah satu bek tengah yang direkrut di awal era Abu Dhabi di Manchester City, namun karier pemain Jerman itu di Inggris tidak berjalan mulus-Tangkapan Layar Instagram-
Dia pindah ke tim City yang baru saja memenangkan gelar Liga Premier pertama mereka, dan ekspektasi terhadapnya sangat tinggi.
BACA JUGA:Maresca vs Warisan Guardiola di Manchester City: Tantangan Berat Pengganti Sang Legenda
Namun, ia kesulitan memberikan dampak, jarang bermain, dan dipinjamkan ke klub lain sebanyak dua kali sebelum akhirnya pindah permanen ke Aston Villa.
Nolito (16 juta euro dari Celta, 2016)
Pada musim 2014/15, Nolito adalah salah satu playmaker paling produktif di sepertiga lapangan akhir di Eropa.
Dia menciptakan tidak kurang dari 96 peluang mencetak gol dalam musim itu, yang lebih banyak daripada siapa pun di Spanyol dan jumlah terbaik kelima dari semua pemain di Eropa.
Namun pada akhirnya, ia gagal beradaptasi dengan Premier League dan hengkang setelah hanya satu musim.
BACA JUGA:Manchester United vs Liverpool Rebut Pierre Kalulu, Transfer Rp646 Miliar Bisa Terjadi dalam 24 Jam
Ia dan keluarganya dilaporkan merasa tidak nyaman di Inggris.
Valeri Bojinov (9 juta euro dari Fiorentina, 2007)
Istilah "wonderkid" (anak ajaib) sering digunakan secara sembarangan, dan itulah tepatnya Valeri Bojinov di pertengahan tahun 2000-an.
Luar biasanya, ia melakukan debutnya sebagai pemain berusia 15 tahun untuk Lecce di Serie A dan dari situlah ekspektasi pun tumbuh.
Ia tampil mengesankan untuk Fiorentina sebelum kemudian membantu Juventus kembali ke kasta tertinggi setelah terdegradasi ke Serie A.
BACA JUGA:Enzo Fernandez ke Man City, Transfer yang Tak Mampu Diterima Chelsea
Sayangnya bagi Bojinov, ia mengalami cedera di bulan yang sama saat bergabung dengan City, yang membuatnya absen selama lima bulan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: