Hardiknas 2026: Abdul Mu’ti Fokus Perkuat Kualitas dan Nasib Guru

Minggu 03-05-2026,09:29 WIB
Hardiknas 2026: Abdul Mu’ti Fokus Perkuat Kualitas dan Nasib Guru

Menteri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti sebut peningkatan kualitas guru jadi misi utama dalam Momentum Hari Pendidikan Nasional 2026-Dok. Kemendikdasmen-

BANYUWANGI, DISWAY.ID - Isu guru menjadi sorotan utama dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.

Pemerintah menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan nasional tidak akan tercapai tanpa perbaikan serius pada kompetensi dan kesejahteraan tenaga pendidik.

BACA JUGA:Amien Rais Tuding Seskab Teddy 'Gay', Bakom: Tak Berdasar dan Jadi Korban Hoaks!

Upacara nasional yang digelar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Banyuwangi, Jawa Timur, dipimpin langsung oleh Menteri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti. Dalam amanatnya, ia menekankan peran strategis guru sebagai kunci utama keberhasilan pembelajaran.

Menurutnya, guru bukan sekadar pengajar, melainkan pembentuk karakter dan peradaban bangsa. Karena itu, peningkatan kompetensi, perlindungan, serta kesejahteraan guru harus menjadi prioritas dalam kebijakan pendidikan nasional.

“Tidak mungkin kita menghadirkan pendidikan bermutu tanpa guru yang berkualitas dan sejahtera,” ujar Abdul Mu'ti, di Banyuwangi, Sabtu, 2 Mei 2026.

BACA JUGA:Hajar QPR, Ipswich Town Promosi ke Premier League: Tapi, di Mana Elkan Baggott?

Sebagai langkah konkret, Kemendikdasmen terus mendorong program peningkatan kualifikasi dan pelatihan berkelanjutan bagi guru. Pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) juga diperkenalkan agar proses belajar lebih bermakna dan berpusat pada kebutuhan siswa.

Selain itu, pemerintah memperkuat ekosistem pendidikan melalui perbaikan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan nyaman. Budaya sekolah yang positif dinilai penting untuk mendukung peran guru dalam membentuk karakter peserta didik.

Upaya lain dilakukan melalui digitalisasi pembelajaran yang membantu guru mengakses metode dan materi ajar yang lebih inovatif. Dukungan teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengajaran di berbagai daerah, termasuk wilayah terpencil.

BACA JUGA:Industri Padat Karya Terancam, Jika Rokok Ilegal Tak Terbendung

Pemerintah juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam mendukung tugas guru. Dengan sinergi tersebut, proses pendidikan diharapkan berjalan lebih optimal dan berdampak luas.

Hardiknas 2026 menjadi momentum penegasan bahwa guru adalah fondasi utama pendidikan. "Tanpa perhatian serius terhadap kualitas dan kesejahteraannya, cita-cita mencerdaskan kehidupan bangsa akan sulit terwujud,"pungkasnya 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait