Sekjen PBNU: Muktamar NU Digelar Agustus 2026

Minggu 03-05-2026,16:19 WIB
Reporter: Hariri |
Sekjen PBNU: Muktamar NU Digelar Agustus 2026

Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa Muktamar Nahdlatul Ulama akan digelar pada Agustus 2026-Istimewa-

JOMBANG, DISWAY.ID — Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa Muktamar Nahdlatul Ulama akan digelar pada Agustus 2026.

Pernyataan itu disampaikan Gus Ipul saat menghadiri Musyawarah Kerja Cabang atau Muskercab PCNU Jombang di Kantor PCNU Jombang, Minggu (3/5/2026).

BACA JUGA:Hardiknas, Gus Ipul Serukan Spirit Gotong Royong Entaskan Kemiskinan Melalui Sekolah Rakyat

“Hasil rapat pleno PBNU telah memerintahkan agar Muktamar segera digelar pada Agustus 2026. Jadi Muktamar itu wajib Agustus,” kata Gus Ipul yang juga ditunjuk sebagai Ketua Panitia Muktamar NU ini.

Menurut Gus Ipul, arahan untuk mempercepat pelaksanaan Muktamar juga telah disampaikan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar. Rais Aam, kata dia, telah memerintahkan agar Muktamar dilaksanakan pada awal Agustus.

Gus Ipul menjelaskan, persiapan menuju Muktamar terus dimatangkan. Panitia Muktamar, kata dia, sudah terbentuk. Begitu juga dengan kepesertaan, baik dari cabang maupun wilayah, juga telah siap.

BACA JUGA:Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus

Ia menambahkan, surat keputusan atau SK kepengurusan PCNU maupun PWNU yang telah memenuhi syarat juga telah diselesaikan. SK tersebut, kata Gus Ipul, akan selesai pada bulan ini.

“SK-SK kepengurusan, baik PCNU maupun PWNU yang memenuhi syarat, sudah selesai semua ditandatangani bulan ini,” ucapnya.

Sebelum Muktamar, PBNU juga akan menggelar Musyawarah Nasional atau Munas dan Konferensi Besar atau Konbes. Gus Ipul menyebut Munas dan Konbes akan dilaksanakan paling lambat satu bulan sebelum Muktamar Agustus 2026.

“Muktamar akan didahului Munas dan Konbes. Insyaallah digelar paling lambat satu bulan sebelum Agustus. Panitianya juga sudah terbentuk dan tersusun, tinggal di-SK-kan secara resmi oleh PBNU,” katanya.

Gus Ipul menegaskan, seluruh proses organisasi di NU harus dijalankan dengan jujur, ikhlas, terbuka, dan sesuai aturan. Menurutnya, mengurus NU bukan sekadar urusan jabatan atau kepentingan, melainkan jalan mencari berkah.

“Di NU itu kita mencari berkah. Maka harus jujur, ikhlas, dan terbuka. Kalau bermain-main, berkahnya akan hilang dan urusannya akan makin sulit,” kata Gus Ipul.

BACA JUGA:Mensos Gus Ipul Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat di Gorontalo dan Pagar Alam

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: