Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap 3 Fondasi Kunci Pendidikan Bermutu di Indonesia

Senin 04-05-2026,14:49 WIB
Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap 3 Fondasi Kunci Pendidikan Bermutu di Indonesia

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus membeberkan 3 fondasi strategis untuk menyukseskan pendidikan bermutu-Dok. Kemendagri-

JAKARTA, DISWAY.ID -- Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus membeberkan 3 fondasi strategis untuk menyukseskan pendidikan bermutu.

Ketiga aspek tersebut merupakan syarat mutlak agar program prioritas pemerintah tidak berhenti sebatas formalitas administratif, melainkan mampu memberikan dampak nyata.

"Tanpa ketiganya, semua kebijakan itu hanya akan berhenti sebagai program dan formalitas yang sekadar ditandai dengan capaian angka-angka kuantitatif," ujar Wiyagus, Senin, 4 Mei 2026.

BACA JUGA:Wamendagri Bima Arya: 20 Tahun Lagi Indonesia Bisa Jadi Negara Maju, Generasi Muda Harus Siap

Wiyagus menjelaskan bahwa dalam kurun waktu 18 bulan terakhir, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah merancang fondasi strategis bertajuk “pendidikan bermutu untuk semua” melalui lima kebijakan utama.

Kebijakan tersebut meliputi revitalisasi dan digitalisasi di lebih dari 288.000 satuan pendidikan, peningkatan kualifikasi serta kesejahteraan bagi 150.000 guru penerima beasiswa pada 2026, penguatan karakter melalui program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat serta lingkungan sekolah ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).

Selain itu juga pengukuran mutu melalui Tes Kemampuan Akademik dan gerakan literasi-numerasi, serta perluasan akses layanan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa implementasi pendekatan Pembelajaran Mendalam (deep learning) sebagai program prioritas hanya dapat terwujud apabila seluruh ekosistem pendidikan bergerak secara sinergis.

BACA JUGA:Wamendagri: Wacana Tarif KTP Hilang Masih Dibahas di RUU Adminduk

Ekosistem tersebut mencakup sekolah, keluarga, masyarakat, dan media yang diharapkan dapat berkolaborasi dalam satu semangat yang sama.

Sejalan dengan itu, Wiyagus juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk kembali menghidupkan semangat pendidikan nasional sebagaimana dirintis oleh Ki Hajar Dewantara.

Ia menekankan bahwa pendidikan pada dasarnya merupakan proses memanusiakan manusia yang dijalankan dengan ketulusan dan penuh kasih.

Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa Kemendikdasmen tidak dapat bekerja sendiri dan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari masyarakat, dunia usaha, mitra dalam dan luar negeri, hingga pemerintah daerah.

Dalam konteks tersebut, peran Kemendagri menjadi penting dalam menyinergikan hubungan antara pemerintah pusat dan daerah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: