Temuan Terbaru Kecelakaan Kereta di Bekasi, Gali Keterangan 2 Saksi Kunci
Keterangan sejumlah saksi kunci terus digali dari tragedi kecelakaan kereta di Bekasi.--istimewa
"Kita fokus di perlintasan sebidang, khususnya kejadian awal antara kereta dengan taksi. Dari situ akan diungkap empat faktor penyebab kecelakaan," terangnya.
Keempat faktor yang dimaksud meliputi kelalaian manusia, kondisi kendaraan, kondisi jalan, serta faktor cuaca.
Polisi akan menelusuri secara rinci kondisi di lokasi kejadian, termasuk apakah terdapat pelanggaran atau kelalaian dari pengemudi maupun pihak lain.
Terkait dugaan awal, Dirlantas menyebut belum dapat dipastikan apakah kecelakaan dipicu oleh kendaraan atau pengemudi.
Semua masih menunggu hasil analisis menyeluruh dari tim TAA.
"Belum bisa disimpulkan apakah dari mobil, sopir, atau faktor lain. Semua masih dalam proses penelitian," ucapnya.
Polisi juga menyoroti kondisi perlintasan sebidang yang disebut tidak dilengkapi palang pintu.
Hal ini akan dikoordinasikan dengan Kementerian Perhubungan, mengacu pada regulasi yang berlaku terkait keselamatan perlintasan kereta.
"Kita akan mengacu pada aturan Kementerian Perhubungan, termasuk terkait palang perlintasan. Hasil TAA nanti akan menentukan tindak lanjutnya," imbuhnya.
Selain memeriksa pengemudi, aparat juga melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kendaraan taksi, termasuk kelayakan jalan (uji KIR), sistem pengereman, serta komponen teknis lainnya.
Pemeriksaan kesehatan dan tes urine terhadap sopir juga telah dilakukan.
"Semua sudah kita cek, baik sopir maupun kendaraannya. Tapi saat ini statusnya masih sebagai saksi," ucapnya.
BACA JUGA:Cerita Pilu Petugas Basarnas Saat Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
Lebih lanjut, pihaknya menyatakan belum ada penetapan tersangka dalam kasus ini.
Hasil analisis TAA nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan langkah hukum berikutnya, termasuk kemungkinan gelar perkara.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: