Menhub Minta Publik Bersabar, Tunggu Hasil Investigasi KNKT soal Kecelakaan KA Bekasi Timur
Hingga kini, KNKT masih melanjutkan berbagai tahapan investigasi lainnya guna memperoleh gambaran utuh terkait kejadian tersebut. -Istimewa-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Hasil investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terkait kecelakaan kereta di Bekasi Timur menjadi salah satu upaya untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengimbau agar masyarakat bersabar menunggu hasilnya.
BACA JUGA:Usut Dugaan Penyimpangan Restitusi Pajak, Purbaya Copot Pejabat Tinggi Kemenkeu
Menhub menegaskan, proses investigasi yang dilakukan KNKT akan mengungkap penyebab kecelakaan secara menyeluruh, sekaligus memberikan rekomendasi guna meningkatkan aspek keselamatan transportasi.
"Proses investigasi KNKT dilakukan secara menyeluruh, objektif, dengan mengumpulkan fakta dan informasi di lapangan, mempertimbangkan berbagai hal serta analisis komprehensif. Untuk itu, mari kita sama-sama hormati proses tersebut dan tunggu hasil investigasi untuk mengetahui secara pasti penyebab terjadinya kecelakaan," papar Menhub di Jakarta, Senin (4/5).
BACA JUGA:Mahidin Simbolon Nostalgia dengan PM Xanana Gusmao
Menurutnya, KNKT sebelumnya telah melakukan simulasi sistem persinyalan kereta api.
Langkah ini bertujuan untuk mendalami kemungkinan penyebab teknis, terutama terkait fungsi dan respons sistem persinyalan saat insiden terjadi.
Hingga kini, KNKT masih melanjutkan berbagai tahapan investigasi lainnya guna memperoleh gambaran utuh terkait kejadian tersebut.
Sementara itu, Kementerian Perhubungan, kata Menhub, berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap hasil investigasi demi meningkatkan keselamatan operasional perkeretaapian di Indonesia.
BACA JUGA:Daftar Rute Transjakarta Terganggu Imbas Banjir Jakarta Hari Ini, Ragunan-Kampung Melayu Terdampak
Khususnya pada peristiwa kecelakaan tersebut melibatkan Kereta Rel Listrik (KRL) dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026.
Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto telah menginstruksikan penertiban perlintasan sebidang pascainsiden kecelakaan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan kereta rel listrik (KRL) di Bekasi Timur.
Menindaklanjuti arahan Presiden, Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mempercepat penertiban perlintasan sebidang di semua titik demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: