Bogorun 2026 Diserbu 4.100 Pelari, Sentul Bidik Status World Athletic Label 2027
Buktinya, antusiasme luar biasa membuncah saat 4.100 pelari dari berbagai negara memadati Taman Budaya Sentul City, Bogor, Minggu, 10 Mei 2026. --Istimewa
Puncak ambisi besar tersirat dari pernyataan Bupati Bogor, Rudy Susmanto. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Bogorun tidak akan berhenti sebagai ajang tahunan biasa.
“Kita akan sertifikasi dunia. Target kita World Athletic Label tahun depan. Insya Allah 2027, Bogorun sudah diakui federasi atletik dunia,” tegasnya.
Dengan status World Athletic Label, Bogorun akan masuk kalender lari internasional. Konsekuensinya, peserta luar negeri diprediksi melonjak drastis dari 33 orang (13 negara) menjadi ratusan.
Standar pengukuran rute, doping test, hingga manajemen balapan akan distandarisasi global. Inilah yang membedakan Bogorun 2026 dari sekadar fun run: persiapan menuju pengakuan dunia.
BACA JUGA:Hari Buruh 2026: IRT dari Bogor Ini Ikut Peringati May Day di Monas demi Tuntut Ini ke Presiden
Antusiasme masyarakat pun tampak sejak pagi.
Ribuan pasang mata menyaksikan para pelari berjuang melawan gravitasi di tanjakan Sentul. Bupati Rudy menambahkan, “Bogorun bukan hanya olahraga. Ini ruang kebersamaan, silaturahmi, dan energi positif untuk pembangunan Kabupaten Bogor.”
Dengan rute menanjak yang membuat otot paha teriak, tetapi pemandangan hijau yang memanjakan mata, Bogorun 2026 sukses menjadi laboratorium sekaligus panggung. Kini, semua mata tertuju pada 2027: mampukah “lari bukit” khas Sentul mendunia? Satu hal pasti, 4.100 pelari yang finis hari ini telah menjadi saksi langkah pertamanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: