Mimpi Sean Jason di Second Account Jadi Kenyataan di DBL Camp
Sean Jason saat merasakan lapangan Grand Atrium Kota Kasablanka di scrimmage game Top 28 DBL Camp 2026, 1 Mei 2026.-Media DBL Indonesia-
BACA JUGA:AZA x Disway Grup Kirim Brand Sepatu DBL dan Tas untuk Keluarga Almarhum Mandala
Basket sendiri sudah menjadi bagian hidup Sean sejak kecil. Ia mulai mengenal olahraga tersebut ketika duduk di kelas 3 SD karena mengikuti jejak sang kakak.
Meski begitu, perjalanan Sean tidak selalu berjalan mulus. Ada masa ketika dirinya merasa jenuh dan lelah menjalani rutinitas latihan.

Sean Jason usai namanya dipastikan sebagai bagian dari Top 24 Campers.-Media DBL Indonesia-
Namun, ia memilih bertahan karena sadar basket sudah membawanya melangkah sejauh ini.
Perkembangan Sean juga terlihat ketika dirinya mengikuti seleksi nasional untuk FIBA U18 Asia Cup Qualifiers 2026 Thailand. Hebatnya, ia berhasil lolos ke tahap berikutnya dan mulai menarik perhatian lebih banyak orang.
Menjelang DBL Camp 2026, Sean bahkan rela menetap selama dua minggu di Jakarta demi menjalani latihan privat. Ia fokus mengasah kemampuan sebagai guard, posisi yang sebenarnya paling nyaman untuk dirinya.
BACA JUGA:Penabur Cirebon Cetak Hattrick MVP DBL Camp, Tata Lanjutkan Tradisi Emas
BACA JUGA:Efrael Lolos DBL All-Star 2026, Janji Coach Ricky Akhirnya Terbayar
"Aku lebih ke percaya karena Tuhan yang kasih. Selain itu, karena aku berani main sesuai role asliku sebagai guard meskipun sebelumnya sering diminta jadi center karena posturku yang cukup gede," jelas pemain yang membawa SMAN 1 Balikpapan meraih threepeat di DBL East Kalimantan itu.
Di balik pencapaiannya, Sean juga mendapat dukungan besar dari keluarga. Orang tuanya selalu hadir memberikan dukungan moral maupun materi, mulai dari membantu biaya latihan privat hingga rela bepergian ke luar kota demi menonton Sean bertanding.
Kini, kerja keras itu mulai membuahkan hasil nyata. Selain tampil impresif di DBL Camp, Sean juga mendapat tawaran beasiswa kuliah di Universitas Pelita Harapan (UPH) Tangerang berkat kemampuan basketnya.
Bagi Sean, semua proses tersebut terasa luar biasa. Dari yang dulu merasa bukan siapa-siapa, kini basket telah membuka banyak jalan dalam hidupnya. "Semuanya dibuka jalannya satu per satu," pungkasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: dbl