Wani 2727
Peserta kunjungan berfoto bersama jajaran Halo BCA di depan gedung Halo BCA Semarang usai mengikuti rangkaian sharing session mengenai layanan pelanggan dan transformasi contact center.--
Di penerbangan 14 jam menuju New York, saya menulis ''pekerjaan rumah'' yang tersisa. Tur bisnis Disway ke Semarang pekan lalu (Disway Explore Business with Dahlan Iskan Jateng Series). Memang tur itu hanya mengunjungi empat perusahaan tapi daya tariknya tinggi semua: Halo BCA, pabrik mebel high-end Saniharto, Polytron, dan Sidomuncul.
Di Halo BCA istimewa: rombongan pengusaha diterima langsung oleh tokoh puncak Bank BCA: Dr Nathalya Wani Sabu. Executive vice president Bank BCA ini baru diwisuda sebagai doktor kriminologi sehari sebelumnya --di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian d/h PTIK.
Soal jerohan Halo BCA Anda sudah tahu. Pun tentang bagaimana Halo BCA menjadi juara dunia contact center di perbankan sejagad raya. Bukan sekali dua kali: 15 kali berturut-turut. Pun sampai tahun lalu (Lihat Disway 22 April 2026: Halo Wani dan 26 April 2026: Wani Tenan). Rombongan pebisnis diajak serta ke Hall of Fame di situ dipajang lebih dari 2.000 penghargaan nasional, ASEAN, Asia Pacific sampai tingkat dunia untuk Bank BCA.
Ternyata Wani Sabu tidak hanya pandai berprestasi. Wanita asal Jambi itu juga sangat pandai menjadi mentor, pembimbing, dan pengajar.
Cara Wani berbicara di panggung tidak mengesankan dia sebagai ahli kriminologi, khususnya di bidang kejahatan perbankan. Wani seperti penceramah ulung sekelas Ustaz Abdul Somad di dunia dakwah. Yang dia dakwahkan adalah teknik pembangunan sumberdaya manusia unggul.

Direktur Halo BCA Nathalya Wani Sabu menyampaikan materi mengenai pentingnya membangun budaya pelayanan yang berorientasi pada empati, konsistensi, dan kepuasan pelanggan.--
Seperti Ustaz Somad, Wani sangat jago dalam meramu persoalan serius dengan humor yang sangat jenaka. Ini mirip standup comedy yang penuh berisi. Dia bisa menirukan mimik wajah karyawan yang menyenangkan dan wajah yang menjengkelkan.
Para pebisnis bisa dapat contoh-contoh konkret bagaimana membuat karyawan yang menjengkelkan menjadi menyenangkan. Misalnya pakai rumus 2-7-2-7. Lalu dia tampilkan gambar di layar seperti apa bentuk bibir yang bisa disebut 2-7-2-7. Jarak atas-bawah bibir bagian kiri harus membuka selebar dua sentimeter. Lalu 7 gigi ditunjukkan selama 7 detik.
Melihat itu secara tidak sadar anggota rombongan memeragakan mulut masing-masing sampai berbentuk 2-7-2-7. Itulah bentuk senyum yang sempurna. Bukan dibuat-buat meski awalnya sengaja dibuat, bahkan dipaksakan. Angka itu bukan hanya menyimbolkan bentuk mulut tapi juga durasi. Senyum itu tidak boleh sekejap.
Pemaksaan senyuman itu awalnya ''sangat kejam''. Tanpa setahu karyawan dipasanglah kamera tersembunyi. Lalu terekamlah ekspresi asli karyawan Bank BCA. Sungguh lucu-lucu ekspresi mereka saat itu. Banyak yang judes menjengkelkan. Mungkin begitu juga wajah kita semua seandainya direkam video tersembunyi.
Video asli itu lantas ditunjukkan ke para pemilik wajah. Tidak ada teguran. Tidak pula dimarahi. Dengan melihat wajah asli itu mereka sendiri malu. Lalu berubah. Perubahan terus dimonitor. Dievaluasi. Sampai jadi budaya senyum Bank BCA: senyum 2-7-2-7.

Wani Sabu ketika memaparkan budaya layanan Halo BCA di Semarang. Dalam kesempatan tersebut, peserta diajak memahami filosofi --
Maka di akhir acara, ketika rombongan pengusaha Disway berfoto bersama Wani, salah seorang memberi komando: 2727! Semua wajah pun tersenyum ala senyum Bank BCA.
Wani juga mempresentasikan formula vampire di lingkungan kerja. Awalnya mayoritas karyawan Bank BCA adalah tipe vampire. Yakni karyawan yang bisanya komplain, menghasut yang lain, dan malas. Dia menyebut itu vampire karena bisa membunuh semangat karyawan lain yang mau bekerja baik.
Yang seperti itu, kata Wani, tidak bisa diubah oleh hanya satu orang baik di lingkungan banyak vampire. Justru yang baik itu ketularan jadi vampire. "Tipe vampire akan terus ada, tapi tidak boleh banyak," katanyi.
Banyak sekali yang ditularkan Wani ke rombongan bisnis ini. Termasuk bagaimana merekrut karyawan baru. Dua hal yang penting dalam rekrutmen masa kini: wawancara dan melihat isi medsos calon karyawan. Ijazah, nilai, CV memang perlu tapi wawancara dan melihat isi medsos lebih penting.
Pertanyaan di wawancara itu pun bagi Wani yang sederhana saja: disuruh bercerita tentang kehidupan keluarga calon karyawan. Dari situ bisa diketahui apakah mereka dari keluarga berpikir positif atau keluarga yang menderita batin.
"Saya pilih calon karyawan yang datang dari keluarga bahagia, berpikir positif, dan optimistis," kata Wani. Dia ambil contoh ekstrem dan lucu.
Ketika diminta bercerita tentang keluarga ada calon karyawan justru minta izin: bolehkah bercerita tentang ayahnya yang beristri lima. Tentu boleh. Si anak ternyata menceritakannya dengan penuh tawa dan lucu. Bukan tentang perang bharatayuddha di keluarga itu. Yang seperti itu menandakan sikap berpikir si anak yang positif.
Tentu semua itu harus dicocokkan dengan isi medsos mereka. Dari postingan di medsos kejiwaan dan karakter seseorang juga bisa dilihat. Termasuk cara berpikirnya: positif atau negatif.
Sayang, kepala Badan Gizi Nasional yang baru, Nanik S. Deyang, tidak ikut mendengar penampilan Wani Sabu di Halo BCA Semarang. Kalau saja dia ikut pasti Deyang akan langsung berhenti menangis-nangis. Dia akan bisa marah-marah sambil 2-7-2-7. (Dahlan Iskan)
Komentar Pilihan Dahlan Iskan Edisi 23 Juni 2026: Manajemen Kancilen
Leong Putu
Aku menyemangati! Singa yang linglung kalau di rumah, harus diingatkan kalau dia itu singa! Bukan ngece!
Leong Putu
Pamer video kamar mandi glondangan buat apa? .... Harusnya dengan usia Pak Bos itu, seandainya Pak Bos pura² gak tau cara pakai kamar mandi itu gak bakal ketahuan bohongnya. Minta tolong pamugarinya untuk tunjukkan dimana toiletnya, bagaimana cara keluarin airnya. Pura² gak kuat jalan juga, biar digandeng tangannya saat jalan. Wkwkwk
Leong Putu
Tiket nonton bolanya Pak Bos ini, tebakan saya : itu tiket lungsuran. Alias gratisan.
Leong Putu
Wkwk.... "Jangan pamerkan kemiskinanmu! " Iku motto bagi kaum penghutang, Cak. Maka : bergayalah walau itu hasil utangan...wkwk
Johannes Kitono
Jet Lag. Kalau jurnalis senior terbang kesana kemari tetap segar. Itu pasti khasiat Jamu Kuku Bima Sido Muncul. Beda tipis dengan para Penghobby pingpong di kampus APK. Kalau sudah terlalu sering dapat score Telur Bebek. Pasti cari waktu ke China. Berguru sebentar di kuil Siaw Lim Pay atau Bu Tong pay. Dengan harapan dapat jampi jampi Kitab Sakti Kiu Eng Tjin Keng. Untuk menebus kesalahannya dikampus APK. Apabila masih tetap kalah dari team Telur Omega Tiga. Alasan yang sering dipakai adalah karena Jet Lag. Akibat terbang dengan pesawat tua yang pramugarinya sudah seumur pesawat Mandala. Semoga Semuanya Hidup Berbahagia.
Leong Putu
Wkwkwk.... Semua akan berlalu pada waktunya, Cak. Hidup tanpa utang bagai sambel tanpa lombok. Wkwk
MULIYANTO KRISTA
Hatimu galau. Banyak pengeluaran Momen wayahe kelulusan. Sijine wayahe pendaftaran. KPR wayae sisan. .. #cemut-cemut...
Bahtiar HS
Maka kalau ada bos yg ngaku utk nonton sepakbola hrs naik airbus A-380, di first class pula, sarapan gratis transit di Dubai, bs mandi di pswt, ada Wifi shg bs tetap nulis, ada jemputan pas mendarat di Amrik dan hrs mengalami jetlag segala... iku ngono sumpah msh gak ana apa-apane dibanding bertaruh nyawa spt kami saat msh kecil pengin nonton bola yg sama di stadion. Kami sudah "bonek" sebelum Bonek lahir :)) Tapi jujur sekali itu saja --dan itupun sy termasuk yg gak berhasil manjat, keburu ketahuan petugas. Sejak itu sy berusaha bawa tiket dan masuk gerbang stadion, lalu distempel di lengan, kalau pengin nonton bola.
Irary Sadar
Kalo bisa dapat cuan banyak, kenapa ambil cuan sedikit? Cuan bangun kawasan tsb proyeknya cuan, cuan, cuan banyak ,,, wkwkwk
MULIYANTO KRISTA
Abah akan memamerkan jersey terbaru Persebaya di venue piala dunia menyusul salah seorang perusuh Disway yang telah lebih dulu mengibarkan jersey merah putih di berbagai venue piala dunia.
Ahmad Zuhri
Saya akhir2 ini sering nonton reels Secretary of War USA itu, sekilas keren menurut saya.. Badannya cukup proporsional, ikut latihan atau memberi semangat serdadu Amrik yg ada di mana2 itu.. Mungkin dia mengamalkan "leading by example" seperti yg dianut Jonan dulu itu.. Pemimpin tidak usah banyak bicara, banyak kasih contoh dan teladan saja.. itu lebih bermakna dari sekedar pidato dan berkata-kata. Syukurlah sepertinya Menkeu skrg mulai kurang membuat pernyataan yg tidak perlu..
Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
@pak.Sadewa.. Kalau saya. Kalau tidak bisa tidur. Saya akan baca buku berat, yang saya kurang minat tahu isinya. Biasanya 5 menit kemudian saya sudah tidak bisa melek..
Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
AKHIR PERTANDINGAN SEPAKBOLA JERMAN vs PANTAI GADING.. Sebelum terbang, di bandara Dubai, pak Dahlan sempat melihat pertandingan bola Jerman vs Pantai Gading, babak pertama, dengan score 0-1. Pantai Gading unggul 1-0 lewat Franck Kessié menit ke-30. Tapi Jerman adalah kesebelasan yang seperti mesin diesel. Lambat panasnya. Karena itu pada babak kedua, situasi berubah. Masuknya Deniz Undav ke kesebelasan Jerman menjadi cerita utama. 1) Ia mencetak gol penyama menit ke-68. 2),Lalu memberi pukulan terakhir menit 90+4. 3) Maka Jerman menang dramatis 2-1. ### Sepak bola memang kadang seperti kopi pagi: pahit dulu, baru terasa nikmat. Kemenangan ini membuat catatan Jerman di fase grup semakin mengesankan. Main 2 kali, menang 2 kali, meraih 6 angka. Selisih golnya +7, hasil dari mencetak 9 gol dan kemasukan 2 gol. ### Untuk sementara, belum banyak tim yang menyamai catatan tersebut. Jerman termasuk kelompok dengan performa terbaik. Juara dunia empat kali itu kembali menjadi kandidat kuat juara. Tetapi Brasil, Argentina, Inggris, Amerika Serikat, dan tim besar lain juga datang dengan ambisi yang sama. 1) Jerman punya organisasi, disiplin, dan pengalaman. 2) Brasil punya talenta. 3) Argentina punya mental juara. 4) Inggris punya kedalaman pemain. 5) Amerika punya keuntungan bermain di kandang. Karena saya pernah setahun di Jerman, jadi "hati" saya tetap berharap Jerman akan menjadi juara dunia, kali ini.
Saifudin Rohmaqèŕqqqààt
Saya penasaran berapa harga tiket untuk nonton pertandingan piala dunia 2026. Dan saya membandingkan dengan harga tiket pada pertandingan lainnya. 1. Untuk fase grup piala dunia 2026 kategori umum kira kira 140 dollar atau 2,3 juta rupiah. 2. Pas piala asia 2022 di Qatar lalu, untuk fase grup , tiketnya berharga 25 QAR, atau sekitar Rp 107.000 3. Untuk pertandingan liga 4 PSSI wilayah Jatim, untuk menonton aksi pertandingan persepam Pamekasan di stadion ratu pamelingan pamekasan Madura, Rp 10.000 untuk kategori tribun. 4. Harga tiket final perserikatan tgl 11 Maret 1987 antara PSIS Semarang vs Persebaya, Rp 1.500. pertandingan final disaksikan penuh seluruh stadion, yaitu 80.000 penonton. Jauh lebih besar dari pertandingan pembukaan piala dunia antara Canada vs Bosnia,yg disaksikan 43.000 penonton di stadion totonto itu.
Jokosp Sp
Prinsip dan keyakinan DI itu sederhana: "Tuhan itu hanya satu. Cuma cara dan tempat mereka saja yang berbeda cara memujanya". Cara membuktikannya bagaimana?. "Coba kalau Tuhan itu banyak, maka bisa rebutan dan berkelahi untuk mengatur matahari harus bersinar. Dan bumi akan berputar acak karena rebutan sinar mataharinya". "Belum yang mengatur bergeraknya awan dan terjadinya hujan. Kalau banyak Tuhan maka bisa berkelahi di atas sana......kacau kan?". Oh.....gitu......
Tivibox
Pertandingan mana yang akan ditonton langsung beliau di Amerika ? Saya tebak : Inggris vs Ghana, besok. Keduanya sudah berbekal 1 kali kemenangan. Inggris sukses menggulingkan Kroasia dengan skor 4 - 2. Sedangkan Ghana hanya tega mencubit Panama dengan 1 - 0. Sayangnya, tak satupun pemain Liverpool yang terpilih membela squad Inggirs di Piala Dunia kali ini. Saya tebak abah kan pakai jaket Persebaya.
Sugi
saya masih bingung tentang manajemen jetlag, soalnya tidak pernah naik pesawat dan tidak pernah ke luar negeri. Semoga suatu hari nanti bisa merasakannya juga Bah. Kalo naik kapal sepertinya tidak akan merasakan jetlag, tapi mungkin mabuk laut parah.
mario handoko
selamat pagi bp thamrin, bp agus, bp jo, bp udin, bp mul, bp em ha, sobat irary, sobat yea dan teman2 rusuhwan. "hotel sultan akan dirobohkan pemerintah." demikian berita di kompas.com. walaupun abah sudah tidak menjadi sesuatu. tentu abah tetap tahu. danantara bisa dengan mudah mencetak uang dari hotel sultan. tinggal ganti nama dan belanja mebelair ke saniharto. danantara bisa buka hotel bintang lima. lokasi strategis. fasilitas2 sudah lengkap. pegawainya? tinggal mempertahankan formasi pegawai dari hotel sultan. yg abah belum tahu. berbeda dengan pt agrinas. yg senang mencetak uang dengan cara gampang. bagi hasil saja hasil sawit dari lahan sitaan dengan pengelola lama. danantara memilih bersakit sakit dulu, cuan kemudian. mereka akan merobohkan bangunan hotel sultan untuk kemudian dijadikan kawasan baru. dimana dalam kawasan baru tsb, tetap akan ada hotelnya. wah, berarti bakal ada proyek merubuhkan hotel lama, lanjut proyek membangun hotel baru. proyek cuan cuan cuan....
djokoLodang
-o-- Kancilen Karipan ~ Mata ngantuk ra karuwan, ora ngantuk jare karipan, Leyeh-leyeh penak tenan. Simak lagunya: https://www.youtube.com/watch?v=8flHVH3iMjs Lyric : Kadhung dapuk pengangguran Thengak thenguk ning emperan Leyeh-leyeh penak tenan Moto ngantuk ra karuan Weteng kluruk keroncongan Leyeh leyeh penak tenan Mikir sesuk ra ketekan Mikir mbesuk kejengkelan Leyeh leyeh penak tenan Ora njaluk ora keduman Ora ngantuk jare karipan Leyeh-leyeh penak tenan Pengangguran, Pengangguran alah penganggguran Ora keduman gawean Pengangguran, Pengangguran alah penganggguran Ora keduman gawean Pengangguran, Pengangguran penganggguran Ngebak ngebaki jalanan Leyeh-leyeh penak tenan mata ngantuk ra karuwan weteng kluruk keroncongan leyeh-leyeh penak tenan ora njaluk ra keduman ora ngantuk jare karipan leyeh-leyeh penak tenan pengangguran alah-alah pengangguran ora keduman gaweyan pengangguran, ngebak-ngebaki jalanan. Versi penyanyi lain: https://www.youtube.com/watch?v=h71yWgYdnn4 *) Kalau kamu menganggur tanpa kegiatan. kamu hanya menuh-menuhin dunia saja. --0-
Bahtiar HS
Ko @Liam Then, Melu-melu atau ikut-ikutan zaman now ini mungkin yg dimaksud FOMO ya? Fear of Missing Out. Takut ketinggalan informasi, jadinya ikut-ikutan supaya tetap update. Tidak kudet.
Taufik Hidayat
Wah cerita wifi gratis di pesawat EK dari DXB ke JFK yang gratis dan pake ditawarin mandi di pesawat A389, pasti abah naiknya buka kelas ekonomi tapi First class he he .. jadi ingat pertama kali pake wifi di EK sama di pesawat A380 tapi rute nya DXB CDG alias Paris Charles de Gaul. Tapi dulu masih bayar karena ini mungil 13 atau 14 tahun lalu. Yah bisa sih nulis artikel juga dari ketinggian 38 ribu kaki. Cara untuk Jet Lag memang langsung menyesuaikan dengan waktu setempat walau ngantuk . Dulu saya pun hampir tidak pernah jetlag. Maklum sejak muda biasa kerja jadi kaing di bandara. Jadi yah gak bakal jetlag. Apa lagi terkadang pergi ke suatu tempat tapi perjalanannya lebih lama dari tinggal di sana mana sempat jetlag. Misal dari jakarta ke Buenos Aires via Dubai denga transit di Rio itu sudah lebih 20 sekian jam terbang nya saja plus beberapa ha transit. Eh cuma dua malam di Rio dan pulang lagi. Total terbang sama Tita di Rio lebih lama terbang.
Juve Zhang
Penerawangan saya bos CHDI ikut kebaktian di dalam gereja betul bukan sekedar di luar gereja ....ini pernah ditulis beliau ikut masuk nyari kursi kosong di sebuah gereja ...beliau benar benar duduk dalam gereja dan mendengarkan khotbah bapak pendeta....jadi sudah beliau sampaikan saya ikut kebaktian sebagai wujud bela sungkawa atas meninggalnya James...bukan masuk ke gereja dengan motivasi lain cuma ungkapan duka .... sederhana....jelas....
ra tepak pol
Alhamdulillah 'ala kulli haal ❤️❤️❤️ ☕️☕️☕️☕️☕️ ☝️⏱️☀️♻️ ngopi time sedulur perusuh Abah DI mengingatkan pengalaman saya ketika masih bekerja di negeri KeneHo yang mewajibkan saya menyebrangi lautan naik burung besi selama ±2 jam, niatnya mau istirahat tidur begitu terbang kenyataannya saat berada di ketinggian >30 ribu kaki malah sibuk dengan gratisan wifi si burung besi kelas ekonomi untuk berkomunikasi aktif dengan semua yang ada di daratan. Parahnya kini adalah si burung besi KeneHo MEMASUKI MODE hidup segan mati tak mau bagai kerakap sedangkan wifi-nya lebih duluan bye bye bersamaan dengan berakhirnya jabatan menteri seperti Abah DI pernah ditunjuk. Kapan lagi ada wifi udara di negeri KeneHo? semoga si burung besi sehat kembali dan pasang wifi gratis lagi.
Bahtiar HS
Zaman kecil saya dulu pengin lihat pertandingan sepakbola sekali aja. Persepon (Persatuan Sepakbola Ponorogo) lawan tamunya dari kota lain. Di stasion Batoro Katong, dekat rumah. Namanya msh anak2 dan ortu jg gak suka bola, maka berangkatlah saya bareng teman2 sebaya (tanpa per-). Yg semua gak bawa uang buat beli tiket. Lihat sepakbola termsk barang mewah keluarga kami. Jadi rencananya kami akan panjat tembok stadion. Tinggi tembok stadion itu sekitar 5 mtr. Mengelilingi stadion. 4-5 kali tinggi saya waktu itu. Nanti kami akan melihat sisi mana dari stadion yg luput dari penjagaan petugas. Di situlah kami akan memanjat. Wkt manjatnya adalah ketika stadion sdh banyak penonton--biar kami gampang menyelinap setelah berhasil masuk ke dlm stadion. Jk wktnya tiba, kami merapat ke tembok paling aman itu. Kami akan saling naiki pundak dg yg paling besar di paling bawah. Bgt 4 org pangkulan, yg paling atas sgr meraih puncak tembok dan berusaha naik di sana. Jk berhasil, sisanya naik pundak paling atas. Yg sdh di atas menarik temannya. Demikian yg terakhir akan lari ancang2 utk naik shg tangannya bisa ditangkap yg sdh di atas dan ditarik. Atau yg terakhir berkorban gak masuk stadion. Jika ketahuan, kami akan semburat menyelamatkan diri. Sebab petugas itu bawa pentungan. Pentungan beneran. Kadang anak2 ini ada yg hrs semburat terjerembab terbanting ke tanah. Bener2 bertaruh NYAWA! Sdh bertaruh nyawa, mati masuk neraka lagi (krn masuk stadion ilegal, gak beli tiket). (1/2)
Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
TIONGKOK MELAKUKAN UJI COBA RUDAL HIPERSONIK: DONG FENG 17.. Tiongkok tiba-tiba menayangkan peluncuran rudal hipersonik Dongfeng-17 atau DF-17. Ini adalah bahasa diplomasi versi lain dari Tiongkok. Seakan mengumumkan kepada dunia. 1) "Kami punya kemampuan". 2) "Jangan abaikan kami." Pesan kepada siapa.. 1) Taiwan? 2) Trump? DF-17 menarik perhatian karena.. 1) Kecepatannya yang sangat tinggi dan sulit dicegat sistem pertahanan biasa. 2) Mobilitasnya juga tidak mudah dilacak. Senjata ini dirancang bukan hanya untuk menyerang, tetapi juga untuk membuat lawan berpikir berkali-kali. Namun, setiap pamer kekuatan selalu punya dua sisi. 1) Di satu sisi meningkatkan rasa percaya diri. 2) Di sisi lain bisa memicu perlombaan senjata. Tiongkok ingin menunjukkan bahwa era dominasi teknologi militer tidak lagi hanya milik satu negara. Dunia kini memasuki babak baru: Perang bukan hanya soal jumlah pasukan, tetapi soal siapa yang paling cepat menguasai teknologi. Rudal boleh melaju dengan kecepatan hipersonik. Tetapi perdamaian tetap membutuhkan kecepatan diplomasi. #Dongfeng. #DF-17.
Sadewa 19
Jika kamu susah tidur, datanglah ke pengajian, dengarkan ceramah dengan seksama, 5 sampai 10 menit kemudian pasti kamu akan ngantuk dan gampang tertidur. Itu kata ustadz yg sering isi ceramah dan melihat banyak jamaah tertidur lelap. Kotbah jumat juga biasanya begitu, diisi oleh jamaah yg tidur siang. Konon katanya, banyak setan setan yg meggoda agar jamaah ketiduran sehingga pesan agama tidak sampai ke telinga mereka. Menurut saya bukan karena setan. Khotbah yg monoton jg membuat jamaah mengantuk. Mungkin perlu ada kuis berhadiah sepeda listrik di akhir khotbah. Saya belum pernah hadir di kebaktian. Namun jika menonton di youtube, kebaktian lebih dinamis, tidak monoton, banyak nyanyian dan hal ini mungkin membuat jamaah jadi lebih bersemangat dan nggak ketiduran. Pilihan abah untuk hadir di kebaktian agar nggak ngantuk nurut saya sudah tepat. Hehehe...
Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
@pak Kalender.. DARI TRAKTOR HINGGA RUDAL HIPERSONIK.. Nama Dongfeng memang legendaris. Bapak-bapak di desa pasti ingat deru mesin dieselnya yang tangguh. Setia menggerakkan traktor di sawah atau perahu nelayan. Tapi, apakah pabrik mesin diesel itu yang mendadak iseng bikin rudal DF-17 yang bikin ngeri Amerika? ### Ternyata tidak begitu. Ini urusan salah paham nama saja. Dalam bahasa Mandarin, "Dongfeng" berarti Angin Timur. Nama ini diambil dari pidato Mao Zedong yang terkenal: "Angin Timur akan mengalahkan Angin Barat." Karena maknanya yang sangat patriotik, nama ini dipakai ramai-ramai oleh banyak industri di China. Seperti nama "Maju Jaya" di tempat kita. Mesin diesel traktor yang kita kenal itu buatan Changchai Co. Ltd., yang memakai merek dagang Dongfeng. Sedangkan rudal hipersonik DF-17 adalah mahakarya CASIC, badan usaha milik negara China urusan kedirgantaraan. Dua entitas yang jalurnya berbeda total sejak lahir. Pabrik diesel tidak pernah mendadak tobat lalu belajar bikin roket nuklir. Bicara fulus, Changchai si pembuat diesel mencatat pendapatan ratusan juta dolar AS per tahun dengan laba bersih yang stabil. Sementara CASIC, raksasa pembuat rudal itu, pendapatannya kini menembus angka kisaran 40 miliar dolar AS lebih. Tentu dengan laba yang bikin melongo. Angin Timur yang satu ini memang tiupannya jauh lebih kencang dan mahal.
Irary Sadar
Assalammu'alaikum. Selamat Pagi Perusuh semua... Dari 200an Komentar di CHDI kemaren, hanya belasan saja yang jadi pilihan Abah. Hmm..., Mungkin topiknya terlalu sensitif, mungkin komnetar2 Anda tidak menarik bagi Abah, atau mungkin Abah sibuk sekali sehingga unutk membaca semua komentar Perusuh tidak ada waktu. Anyway tetaplah rusuh, meskipun belum dipilih, hahaha... 8:52 AM. Komentar : 68.
Hasyim Muhammad Abdul Haq
"Juga bisa buka komentar para perusuh, lalu memilihnya, lalu kirim ke redaksi." Andai pakai Apps Disway, Pak Dahlan juga bisa punya akun seperti Perusuh. Jadi Pak Dahlan juga bisa mengomentari komentar Perusuh. Pak Dahlan juga bisa nge-"like" komentar yang disuka dan bisa juga jadi pertanda bagi redaksi bahwa komentar itu yang masuk komentar pilihan. Pokoknya, Apps Disway itu memudahkan. Bagi Pak Dahlan. Pun bagi Perusuh.
Mpok Dipa
Dulu, orang pergi mandi kalau ngga ke sungai ya ke danau atau laut. Eh sekarang sudah berubah, ada yg bisa mandi di langit ya he he he
Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
MASIH TENTANG KATA "KANCILEN" Menarik membahas kata "kancilen". 1) Dalam bahasa Indonesia, istilah yang paling dekat adalah mengantuk berat, rasa kantuk yang datang tidak pada waktunya. 2) Dalam bahasa Inggris disebut jet lag, yaitu gangguan ritme biologis akibat perjalanan melintasi zona waktu. 3) Dalam bahasa Tionghoa, konsep ini dikenal sebagai 时差 (shíchā), artinya perbedaan waktu. Untuk kondisi jet lag biasanya disebut 时差反应 (shíchā fǎnyìng), yaitu reaksi tubuh akibat perbedaan zona waktu. Orang Tionghoa punya cara menarik menghadapi "kancilen". Mereka percaya pada keseimbangan tubuh: 顺其自然 (shùn qí zì rán), mengikuti kondisi alam, tetapi tetap dengan disiplin mengatur kebiasaan. Caranya sederhana. 1) Atur dan jadwalkan waktu tidur. 2) Sesuaikan (pola) makan. 3) Jangan melawan tubuh secara kasar. Tubuh manusia bukan mesin yang cukup ditekan tombol "restart". Pak Dahlan menunjukkan bahwa perjalanan jauh bukan hanya soal berpindah lokasi. >>Ada perang kecil antara jam biologis dan ambisi manusia.<< Kancilen bukan musuh. Ia hanya pesan dari tubuh: "Saya ikut perjalanan, tapi tolong jangan lupa saya juga punya jadwal."
Kujang Amburadul
Saat masih remaja, bersama dua orang teman diajak kenalan Opa2, kalau mau lihat seperti apa kebaktian. Kesempatan nih. Ikut masuklah kami ke gereja, maklum anak muda serba kepengen tahu. Dan di kursi barisan paling belakang, kami sregep menyaksikan jalannya kebaktian. Jemaat berdiri ikut berdiri, jemaat duduk ikut duduk, saat khutbah kami dengar, hanya pada saat menyanyi kami diam, waktu mereka berdo'a saya sedikit clingak clinguk. Tapi rasanya gak lihat yang ngantuk sih. Udah gitu aja. Yang penting kan tahu. (Masalahnya kalo gak ada yang ngajak, pan gak mungkin minta2 masuk gereja bukan?).
Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
MELAWAN KANTUK, MELAWAN USIA.. Pak Dahlan punya resep unik menghadapi perjalanan jauh. 1) Sarapan banyak supaya bisa tidur. Ingin tidur supaya tidak kancilen. 2) Tidak mau tidur supaya malam nanti bisa menikmati New York. Hidup ternyata seperti pertandingan sepak bola. 1) Ada strategi, 2) Ada pergantian pemain, dan 3) Ada kejutan. Bedanya, lawan pak Dahlan kali ini bukan Jerman atau Pantai Gading. Lawannya adalah jam biologis sendiri. Usia boleh "senior", tetapi rasa ingin tahu masih "junior". Orang lain naik pesawat 14 jam mungkin sibuk mencari posisi ternyaman untuk tidur. Pak Dahlan, akhirnya,; malah mencari sinyal wifi. Penumpang biasa mengejar bantal. Pak Dahlan mengejar ide. Yang menarik, teknologi membuat manusia semakin sulit diam. Dulu pesawat adalah tempat melamun. Sekarang (bisa) menjadi kantor terbang. Kursi ekonomi berubah menjadi meja kerja mini, hanya tanpa ruang untuk berdiri saat ide sedang tinggi. Mungkin inilah definisi modern seorang petualang. Bukan hanya kuat berjalan jauh, tetapi juga kuat melawan godaan membuka layar. Karena musuh terbesar manusia zaman sekarang bukan lagi jarak. Kadang justru notifikasi.
Jokosp Sp
Serius Abah ikut kebaktian?. Serius, jawabnya. Kalimat "ikut" masih bisa diterjemahkan dalam banyak hal: 1. Ikut dalam mobilnya yang menuju ke gereja. 2. Ikut sampai di gerejanya. 3. Ikut kebaktian dalam ruangan gereja. Ikut berdo'a, sampai ikut bernyanyi melakukan pujian. Dulu saat masih di SMA Kristen Katolik Di Kab. Semarang, hampir setiap minggu saya ikut dua teman Katolik yang jago main gitar dan main organ ke Gerejanya. Tapi hanya sampai di teras sampingnya yang sejuk, rindang dan ada jejeran kursi yang nyaman untuk bersantai. Bahkan bisa kalau pas ada ulangan, kita bertiga atau berempat ( Edy Geol, Gatot dua pemain gitar handal, Mas Tomo anak pemilik kebun Pala yang luas di sisi Gunung Ungaran ) pergi ke Vihara ( Cetiya ) hanya untuk mencari suasanya yang tenang dan sejuk di sebuah puncak gunung anakan dari Gunung Ungaran. Naik ke puncaknya dengan menaiki ratusan tangga sekaligus buat olahraga, juga untuk belajar. Jadi kata ikut atau bahkan datang ke Gereja bukan berarti ikut kebaktian atau melakukan aktifitas sembahyang dengan mereka. Punten Abah,,,,,,,,
Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
KE AMERIKA, NONTON BOLA..? Pak Dahlan ke Amerika. Alasan resminya tentu banyak. 1) Ada urusan, 2) Ada pertemuan, 3) Ada kegiatan. 4) Mengunjungi (bu) Lia "lilin kecil". Tetapi sebagai pembaca, boleh saja menduga-duga. Namanya juga manusia. Salah satunya, pasti melihat Piala Dunia.. Misalnya misi rahasianya: merasakan langsung atmosfer sepak bola dunia dari dekat. Dan menuliskannya untuk Disway. Bayangkan, seorang wartawan senior berada di negeri tuan rumah Piala Dunia. Tentu sayang kalau hanya melihat layar televisi. Bau rumput stadion, suara suporter, dan drama 90 menit punya cerita sendiri. Yang layak diceritakan di Disway. Saya tidak menuduh. Saya hanya menganggap begitu. Kalau ternyata salah, ya biarkan saja. Dugaan kadang lebih menarik daripada kepastian. Seperti sepak bola, prediksi bisa meleset. Bola saja bundar, apalagi pikiran manusia. Tapi satu hal pasti. Perjalanan pak Dahlan selalu bukan sekadar pindah tempat. Selalu ada cerita di balik kursi pesawat, secangkir kopi, bahkan rasa kancilen. Karena bagi penulis besar, perjalanan adalah bahan bakar untuk melahirkan cerita.
Juve Zhang
Aragachi:" duit sudah masuk ke Iran ....jumlah nya milyar USD gak disebut pastinya....pun pembangunan yg rusak dibom sudah mulai..". Ini yg omong bukan supir Grab yg lagi nunggu muatan....ini Aragachi....jadi kalau anda tak paham bahasa inggris pun jangan malu ....semua bisa diterjemahkan....tapi kalau bahasa inggris anda sehebat pak Liam Then sangat membantu kalau cari kerja an .....wkwkw... Halo pak Liam Then yg fasih bahasa Inggris semoga sehat selalu ....disini ada yg hobi pelihara ikan predator lagi bersih-bersih aquarium tangan nya dimakan ikan peliharaan nya di operasi habis 5 juta .... Hobi yg beresiko tinggi.
Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
ARTI DAN MAKSUD KATA "KANCILEN".. "Kancilen" adalah istilah sederhana, tetapi menyimpan makna yang menarik. Dalam konteks tulisan pak Dahlan, kata ini bukan sekadar mengantuk. Ia menggambarkan kondisi tubuh yang kehilangan keselarasan dengan waktu. Secara ilmiah, kancilen berkaitan dengan gangguan ritme sirkadian. Jam biologis manusia yang biasanya mengikuti pola siang dan malam harus dipaksa menyesuaikan perubahan zona waktu. Akibatnya muncul rasa kantuk di waktu yang tidak semestinya. Fenomena ini dikenal sebagai jet lag. Otak masih memakai "jam lama", sementara tubuh sudah berada di lingkungan dengan "jam baru". Ibarat komputer yang belum selesai melakukan sinkronisasi. MANAJEMEN DIRI. Menariknya, pak Dahlan tidak hanya membahas soal tidur. Ia sedang menunjukkan pentingnya manajemen diri. Perjalanan jauh bukan hanya soal berpindah tempat, tetapi juga mengatur ulang tubuh, pikiran, dan kebiasaan. Kancilen akhirnya menjadi metafora. Hidup pun sering mengalami jet lag. Tubuh sudah sampai tujuan, tetapi pikiran masih tertinggal di tempat lama.
mario handoko
selamat siang bp taufik, bp haji jokosp, bp haji hasyim dan teman2 rusuhwan. punya armada A380 dan hub di dubai. hampir pasti abah ke negeri uwak sam naik maskapai emirates. maskapai terbesar di tim teng, ber kode EK ini didirikan di th 1985. oleh keluarga sheikh maktoum. penguasa UAE. di awal pendiriannya, maskapai emirates banyak dibantu maskapai Pakistan, PIA. bahkan batch awal training awak kabin emirates pun diadakan oleh PIA di karachi airport, pakistan. ironisnya. saat ini PIA hanya menjadi maskapai bintang 2 di skytrax. sedangkan emirates berstatus maskapai bintang 4. yang mungkin abah belum tahu. emirates sedang mengadakan promo free stopover di dubai. untuk penumpang kelas Y (bisnis) dan kelas F (first). berhak memperoleh menginap gratis 2 malam di jw marriott marquis hotel dubai. lengkap dengan gratis visa transit 48 jam. dan antar jemput limousine dari bandara - hotel. mungkin nanti waktu flight pulang, abah bisa coba klaim gratisannya. dengan cara kirim email ke [email protected]. sehat dan sukses selalu untuk abah dan untuk teman2 rusuhwan rusuhwaty.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber:
Komentar: 120
Silahkan login untuk berkomentar