Ini Strategi Pemkab KBB Hadapi Ancaman Godzilla El Nino
Selain varietas, petani diarahkan menerapkan teknik mulsa untuk menjaga kelembapan tanah dan menyesuaikan jadwal tanam.-Istimewa-
BANDUNG BARAT, DISWAY.ID-- Menghadapi ancaman Godzilla El Nino yang diprediksi terjadi hingga Oktober 2026, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB), memastikan rgerak cepat menyusun strategi budi daya adaptif.
Langkah ini sangat krusial karena mayoritas lahan pertanian di wilayah KBB masih mengandalkan air hujan.
BACA JUGA:KPK Diminta Segera Periksa M Suryo dalam Perkara Korupsi Cukai
Demi mencegah gagal panen massal, Pemkab Bandung Barat menyiapkan berbagai langkah teknis, seperti penyesuaian pola tanam, penggunaan bibit tahan kekeringan, dan perbaikan infrastruktur.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) KBB, Lukmanul Hakim, menegaskan bahwa langkah adaptif sejak dini harus dilakukan, karena bisa menjadi kunci untuk menjaga stabilitas produksi pangan di tengah cuaca ekstrem.
“Penyesuaian teknis budi daya harus dilakukan sejak sekarang. Di wilayah rawan kekeringan, komoditas padi akan dialihkan ke palawija agar produksi tetap berjalan,” kata Lukmanul.
Kondisi geografis Bandung Barat yang didominasi sawah tadah hujan menuntut langkah nyata yang realistis.
Dengan hanya seperlima lahan yang teraliri irigasi, pemerintah mengajak petani untuk lebih 'cerdik' dengan beralih ke tanaman yang tidak haus air.
Penggunaan varietas tangguh seperti Inpago dan Bisi kini menjadi prioritas untuk memastikan sawah tetap hijau meski air terbatas. Bantuan tidak hanya berupa benih, tapi juga teknologi.
BACA JUGA:Pemprov DKI Segera Gandeng San Siro Stadium Bahas Transformasi Tata Kelola JIS
Selain varietas, petani diarahkan menerapkan teknik mulsa untuk menjaga kelembapan tanah dan menyesuaikan jadwal tanam.
Sementara, di lapangan, petugas PPL dan POPT dikerahkan untuk pendampingan teknis serta pemetaan wilayah rawan.
Dari sisi ekonomi, petani diimbau mengikuti asuransi AUTP guna meminimalisir risiko kerugian.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: