Badan Geologi Minta Warga Pasirlangu Bandung Barat Waspadai Longsor Susulan

Badan Geologi Minta Warga Pasirlangu Bandung Barat Waspadai Longsor Susulan

Dalam proses penanganan bencana dan pencarian korban, Badan Geologi juga mengingatkan agar keselamatan petugas di lapangan menjadi prioritas utama.-Istimewa-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberi peringatan kepada masyarakat agar tetap waspada dengan adanya potensi longsor susulan di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Hal tersebut dikarenakan kondisi cuaca yang sedang eksrim membuat intensitas tinggi dan durasi lama.

BACA JUGA:Jadi Tersangka, Richard Lee Ajukan Praperadilan, Begini Penjelasan Polisi

BACA JUGA:Dapatkan Bonus Saldo DANA Gratis Rp386.000 Hari Ini Lewat Aplikasi Penghasil Uang 2026, Cek Bocoran Mainnya!

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Geologi, Lana Saria longsor yang terjadi pada Sabtu, 24 Januari 2026 disebabkan oleh curah hujan tinggi yang mengakibatkan pergerakan tanah.

"Faktor pemicu utamanya adalah curah hujan tinggi yang terjadi sebelum dan saat kejadian, yang menyebabkan peningkatan tekanan air pori, penurunan kuat geser tanah, dan terjadinya kegagalan lereng," tekan Lana dalam keterangan resmi.

Selain adanya faktor cuaca, Lana juga menyoroti pada kondisi geologi diwilayah tersebut yang memiliki perayan besar terjadinya peristiwa longsor.

BACA JUGA:Dapatkan Bonus Saldo DANA Gratis Rp386.000 Hari Ini Lewat Aplikasi Penghasil Uang 2026, Cek Bocoran Mainnya!

BACA JUGA:Sosok Dua Jenderal Elit China yang Dipecat Xi Jinping Usai Diduga Bocorkan Rahasia Nuklir ke AS

Sebab, kawasan Pasirlangu sendiri didominasi oleh batuan gunung api tua yang telah mengalami pelakpukan, sampai mempunyai kemiringan lereng yang begitu curan dan dapat dipengaruhi oleh rekayan dan sesar geologi.

Berdasarkan Peta Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT), area terdampak longsor termasuk dalam Zona Kerentanan Gerakan Tanah Menengah.

Pada zona ini, potensi longsor dapat meningkat terutama pada lereng yang telah mengalami gangguan, baik secara alami maupun akibat aktivitas manusia, khususnya saat hujan deras berlangsung dalam waktu lama.

BACA JUGA:Wamenkum Buka Suara Soal KUHP Baru: Sebenarnya Saya Tolak Pasal Kumpul Kebo

BACA JUGA:15 Contoh Soal TKA Matematika SD 2026 dan Jawabannya, Latihan Siswa Hadapi Ujian!

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads