DBL Camp 2026 Kenalkan Teknologi VALD Performance untuk Tingkatkan Performa Atlet

Kamis 14-05-2026,09:07 WIB
DBL Camp 2026 Kenalkan Teknologi VALD Performance untuk Tingkatkan Performa Atlet

dr. Tommy saat memberikan penjelasan terkait fungsi dan kinerja teknologi VALD kepada para pelatih DBL Camp 2026.-Media DBL Indonesia-


Hendra Thio (salah satu coach campers) saat menjajal alat dengan teknologi VALD bernama Nord Bord.-Media DBL Indonesia-

Menariknya, sesi itu tidak berhenti pada teori saja. Salah satu coach campers, Hendra Thio dari SMA Santo Paulus Pontianak, langsung mencoba alat VALD bernama NordBord untuk mengukur kekuatan hamstring miliknya.

Hasilnya cukup mengejutkan. Teknologi tersebut berhasil mendeteksi adanya ketimpangan kekuatan pada kaki kanan Hendra. Setelah ditelusuri, kondisi itu ternyata berkaitan dengan cedera hamstring yang pernah ia alami ketika masih aktif sebagai pemain profesional.

Bagi Hendra, pengalaman tersebut menjadi bukti nyata bahwa perkembangan sport science benar-benar membantu dunia olahraga modern. Semua bisa diukur secara jelas melalui data, bukan lagi sekadar perkiraan.

"Insight-nya pasti olahraga makin maju ya, karena sudah bisa dihitung dengan teknologi. Jadi bukan menerka-nerka lagi kayak kita kebanyakan di Indonesia. Semuanya by data, jadi kita tahu kurangnya di mana, ya itu yang kita perbaiki," ungkap Coach Hendra dengan antusias.

BACA JUGA:Dari IBL ke DBL Camp 2026, Misi Imanudin Husnuzan Bangun Basket Banyuwangi

BACA JUGA:Mimpi Sean Jason di Second Account Jadi Kenyataan di DBL Camp

Teknologi VALD sendiri sebenarnya sudah digunakan sejak awal rangkaian DBL Camp 2026 berlangsung. Para campers lebih dulu menjalani measurement test dan medical check up menggunakan perangkat tersebut.

Bagi para pelatih, data yang dihasilkan dari alat itu menjadi acuan penting untuk menyusun program latihan yang lebih efektif dan aman bagi atlet muda.

Dengan begitu, porsi latihan bisa disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing pemain sehingga risiko cedera dapat ditekan.

Kehadiran materi seperti ini menunjukkan bahwa DBL Camp adalah ruang belajar bagi para pelatih untuk memahami perkembangan basket modern.

Kini, membangun atlet tidak cukup hanya dengan latihan keras, tetapi juga membutuhkan pemahaman data dan teknologi agar proses pembinaan berjalan lebih maksimal. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: dbl