Pilah Sampah dari Sumbernya, Jaga Jakarta Bersih dan Sehat
Menjaga Jakarta tetap bersih dan sehat tidak bisa dilakukan oleh satu pihak-disway.id/Cahyono-
JAKARTA, DISWAY.ID -- Menjaga Jakarta tetap bersih dan sehat tidak bisa dilakukan oleh satu pihak.
Perlu partisipasi bersama agar ibu kota bebas masalah sampah.
Kesadaran ini terus didorong oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Gerakan Pilah Sampah yang resmi dideklarasikan Gubernur Pramono Anung pada Minggu (10/5) bersamaan dengan pelaksanaan Car Free Day (CFD) pertama kali di Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan.
BACA JUGA:Pramono Anung Resmikan Puskesmas Pembantu Meruya Selatan II, Layani hingga 100 Warga per Hari
Dalam sambutannya, Pramono menyebut Gerakan Pilah Sampah diharapkan dapat menekan volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.
Selain itu, sampah yang dipilah bisa dimanfaatkan untuk beragam keperluan seperti pupuk kompos hingga energi listrik.
Menanggapi gerakan ini, Siti Masfuah (61), warga Gang Swadaya II, Manggarai, Jakarta Selatan, mengaku tergerak untuk melaksanakan instruksi Pramono.
Ia mengaku siap memulai kebiasaan memilah sampah rumah tangganya. Meski belum dapat sosialisasi tatap muka dari petugas lapangan, informasi melalui kader Dasawisma dan grup WhatsApp rukun warga (RW) terkait Gerakan Pilah Sampah sudah memotivasi Siti untuk bergerak.
Ia menyebut jadwal pengumpulan sampah yang telah dipilah disepakati tiap hari Rabu di pos RW.
"Saya ikut memilah sampah untuk kebaikan. Apalagi di TPST Bantargebang, Bekasi semakin hari terus bertambah. Suatu saat pasti tak mampu menampung lagi," ujar Siti kepada Disway.id, Minggu 17 Mei 2026.
Hal senada disampaikan Ketua RT 001/RW 010 Kelurahan Kebon Sirih, Sahrudin.
Ia menilai kebijakan memilah sampah adalah langkah tepat sebagai upaya menekan volume sampah Jakarta yang mencapai sekitar 8.000 ton setiap hari.
"Kami sudah menerima sosialisasi dari pihak kelurahan. Memang belum berjalan penuh di lingkungan kami, tetapi warga siap mendukung karena ini demi kebersihan lingkungan kami sendiri," kata Sahrudin.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: