Wakil Papua di DBL Camp 2026, Christopher Adrian Yawe Tak Takut Saingi Campers Nasional

Sabtu 16-05-2026,11:14 WIB
Wakil Papua di DBL Camp 2026, Christopher Adrian Yawe Tak Takut Saingi Campers Nasional

Christopher Adrian Yame (tengah) membawa nama SMA John 23 Merauke di DBL Camp 2026.-Media DBL Indonesia-

DISWAY.ID - Perjalanan Christopher Adrian Yawe menuju Kopi Good Day DBL Camp 2026 menjadi salah satu cerita paling menarik musim ini.

Bukan cuma soal perjuangan di lapangan, tetapi juga tentang tekad besar seorang pemain muda dari ujung timur Indonesia yang rela menempuh perjalanan panjang demi membawa nama Merauke ke level nasional.

Christopher Adrian Yawe atau yang akrab disapa Ian merupakan pemain andalan SMA John 23 Merauke.

Untuk bisa tiba di DBL Academy Jakarta East, Ian harus menjalani perjalanan udara selama kurang lebih enam jam dengan dua kali transit, yakni di Jayapura dan Makassar, sebelum akhirnya mendarat di Jakarta.

BACA JUGA:Cathleen Richelle Lolos DBL Camp 2026 usai Pulih dari Cedera ACL

BACA JUGA:Perjalanan Miracle Christiano dari FIBA U16 Asia Cup ke DBL Camp 2026

Semua perjalanan itu ia lakukan seorang diri. Tidak mudah memang, tetapi Ian datang dengan satu tujuan besar: membuktikan bahwa pemain dari Papua juga mampu bersaing di panggung basket pelajar terbesar di Indonesia.

DBL Camp 2026 juga menjadi pengalaman pertama Ian melihat langsung suasana ibu kota. Kesan pertamanya terhadap Jakarta pun cukup unik.


Christopher Adrian Yame saat menjalani sesi Yo-yo Test di Kopi Good Day DBL Camp 2026 di DBL Academy Jakarta 2026.-Media DBL Indonesia-

"Positifnya Jakarta itu sudah mulai canggih, jalan tolnya pakai karcis (elektronik). Tapi sisi negatifnya, macet sekali," candanya setelah merasakan langsung padatnya lalu lintas menuju DBL Academy Jakarta.

Meski perjalanan panjang membuat tubuhnya cukup lelah, semangat Ian sama sekali tidak surut. Namun, ia mengaku sempat merasa gugup ketika pertama kali bertemu campers lain saat hari kedatangan.

Sebagai pemain yang berasal dari daerah paling timur Indonesia, Ian melihat banyak peserta lain memiliki postur tubuh yang lebih besar dan berisi. Situasi itu sempat membuatnya minder.

"Sempat nervous, karena mereka badannya berisi-berisi. Tapi, saya harus siap buat besok," tegas First Team asal Papua tersebut.

BACA JUGA:Indonesia Tuan Rumah Intercity Evergreen Veteran Basketball 2026, Digelar di DBL Academy Jakarta!

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: dbl